Rahmat Effendi Senam Masal Bersama Warga Pondok Gede

GERBANGPATRIOT.COM-Kota Bekasi, Sabtu 23/3 Warga Pondok Gede meriahkan kegiatan senam masal yang diselenggarakan di Stadion Mini Pondok Gede.

Turut hadir dalam kegiatan senam tersebut  Walikota Bekasi Rahmat Effendi, Sekretaris Daerah Kota Bekasi Reny Hendrawati, Komandan Koramil Pondok Gede Mayor Imam, Didik Prio Susilo mewakili Polsek Pondok Gede, Camat Pondok Gede Mardani dan seluruh lurah sekecamatan Pondok Gede.

Senam masal ini dirangkaikan dengan acara sosialisasi keberagaman guna menangkal isu radikalisme dan berita bohong (hoax) yang saat ini sedang marak bermunculan.

Perwakilan Koramil 0507 Mayor Imam, dalam sambutannya menghimbau pada masyarakat agar tidak mengikuti berita hoax dan paham radikalisme, saat ini banyak idiologi yang masuk kenegara kita, untuk itu kita harus berhati- hati dalam memahaminya, jika kita belum jelas terhadap informasi yang kita dapat hendaknya kita tanyakan dulu pada pihak berwenag seperti POLRI dan TNI.

Imam melanjutkan, kita sudah memiliki idiologi Pancasila, mari kita isi kemerdekaan ini dengan sebaik- baiknya,”Kemerdekaan sudah kita rebut dengan susah payah, dengan keringat, darah serba susah. Ayo dengan ini kita bertanggung jawab untuk pendiri bangsa dan untuk anak cucu kita,” tegasnya

Mewakili Polsek Pondok Gede Didik Susilo menyampaikan kegitan ini sangat baik dilakukan karna mengangkat isu berita bohong (hoax) untuk itu kita harus hati-hati dan berani melawan hoax apalagi tahun ini dikaitkan dengan tahun politik.

“Kita harus mampu memilah berita-berita hoax, apabila ada berita hoax jangan di share, tapi bisa di laporkan ke kepolisian untuk di lihat itu berita benar atau bohong,” jelas Didik Susilo.

Walikota Bekasi menyampaikan Kota Bekasi sudah kita rajut kebersamaan, keberagaman, kesatuan, baik dari segi budaya, ras, suku, agama dan keyakinannya. ”Ini semua sudah terbentuk maka jangan sampai karena satu pesan singkat membuat kita terpecah belah, untuk itu kita harus pandai memilih berita yang benar, kita tebas langsung berita hoax,” jelas Rhmat Effendi.

“Dilihat dari survey keberadaan penduduk Kota Bekasi kini sudah beragam suku diantaranya suku Jawa mencapai 40 % lebih, suku Sunda, Batak dan lainnya, bahkan suku asli Bekasi hanya 38% ini menandakan adanya toleransi di Kota Bekasi,“ pungkas Rahmat Effendi.

Rilis Hms.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *