Ajak Pemilu Damai, Forpimda Magelang Deklarasi Sepakat Tunggu Keputusan KPU

Rabu, 24 April 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM- Jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, menggelar ” Deklarasi Sepakat Menunggu dan Menghormati Keputusan KPU RI” terkait hasil pemungutan suara Pemilu 17 April 2019.

Deklarasi yang diinisiasi Polres Magelang tersebut digelar di Rumah Dinas Bupati Magelang, Selasa (23/4/2019) sore.

Kapolres Magelang AKBP Yudianto Adi Nugroho mengatakan, deklarasi ini merupakan upaya menyikapi bersama beberapa respons dan kejadian di berbagai daerah di Indonesia, meski proses masih berjalan.

“Kami bersama Dandim masih mengamankan proses di KPU. Kami harus menyikapi dengan gembira, sukses tanpa ekses dari puncak Pemilu, meski beberapa insiden kecelakaan karena totalitas rekan KPPS hingga menjadi pahlawan demokrasi,

” kata Yudianto. Menurut Kapolres, dari pemantauan selama proses pemungutan suara hingga perhitungan wilayah Kabupaten Magelang relatif aman. Tidak ada catatan gejolak maupun bentuk protes dalam proses perhitungan di TPS. “Semua berjalan lancar,

terbuka, jujur disaksikan saksi setiap paslon. Mari kita hargai, kita jaga, kita sikapi pengorbanan totalitas rekan-rekan KPU, KPPS dengan tidak terpengaruh oleh situasi yang berkembang di daerah lain,” harap dia

. Wakil Bupati Magelang, Edy Cahyana mengungkapkan rasa terima kasih kepada semua elemen masyarakat untuk proses pesta demokrasi 17 April kemarin berjalan aman dan nyaman.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat, kepada partai politik, yang bisa meredam massanya untuk tetap bersabar menunggu hasil perhitungan KPU,” kata Edy. Dalam kesempatan itu,

Edy juga menyampaikan duka cita mendalam untuk para anggota KPPS maupun Panwas dan Polri di berbagai daerah di Indonesia yang gugur serta sakit dalam menjalankan tugasnya.

“Mari kita berempati atas perjuangan dan nyawa mereka yang gugur dalam menjalankan tugas dalam dinamika perhitungan suara di TPS,” ujar dia.

Hadir dalam Deklrasi itu perwakilan pengurus FKUB, KPU, Bawaslu, pengurus Parpol, para Tim Sukses Paslon, dan Forpimda Kabupaten Magelang.

Mereka melakukan kesepakatan menjaga demokrasi kondusif dengan menandatangai kesepakatan bersama. Hingga saat ini, KPU Kabupaten Magelang mencatat sebanyak 38 orang sakit, dan satu orang KPPS di Kecamatan Tempuran meninggal dunia dalam proses perhitungan suara Pemilu 2019.

Sumber:KOMPAS.COM/DIN

Berita Terkait

Wamendagri Bima Arya: Karakter dan Kecerdasan Intelektual Harus Berjalan Beriringan
MagangHub Batch 2 Angkatan II Masuki Tahap Seleksi, Hasil Diumumkan 18 September
Kemendagri Dukung Penguatan Pelindungan Ketenagakerjaan
Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Wamendagri Bima Minta Kepala Daerah Bangun Ekosistem Ekonomi
Kunjungi SLH Gunung Moria, Wamendagri Ribka Haluk Dorong Anak-Anak Tanah Papua Jadi Agen Perubahan
Kemendagri Tegaskan Informasi Pendefinisian Ulang OAP Tidak Benar
Kasatgas Tito Minta Stakeholder di Tapanuli Tengah Bersatu Prioritaskan Penanganan Pascabencana
Kasatgas PRR Apresiasi Pemulihan SMP Negeri 1 Tukka melalui Swakelola

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 09:35 WIB

MagangHub Batch 2 Angkatan II Masuki Tahap Seleksi, Hasil Diumumkan 18 September

Jumat, 11 September 2026 - 22:56 WIB

Kemendagri Dukung Penguatan Pelindungan Ketenagakerjaan

Jumat, 11 September 2026 - 22:51 WIB

Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Wamendagri Bima Minta Kepala Daerah Bangun Ekosistem Ekonomi

Jumat, 11 September 2026 - 22:46 WIB

Kunjungi SLH Gunung Moria, Wamendagri Ribka Haluk Dorong Anak-Anak Tanah Papua Jadi Agen Perubahan

Jumat, 11 September 2026 - 16:28 WIB

Kemendagri Tegaskan Informasi Pendefinisian Ulang OAP Tidak Benar

Berita Terbaru