BPSDM Kemendagri Gandeng BRIN, Bekali Jabatan Fungsional Terampil Susun Karya Tulis Ilmiah

Jumat, 1 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM – Jakarta, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) berupaya membekali Aparatur Sipil Negara (ASN) agar terampil menyusun karya tulis Ilmiah (KTI). Upaya ini dilakukan melalui Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) KTI bagi Pejabat Fungsional di Lingkungan Kemendagri.

Diklat ini diikuti oleh 30 peserta dan berlangsung dari tanggal 28 Agustus hingga 1 September 2023 di Kantor BPSDM Kemendagri. Guna membangun pemahaman terhadap para peserta, BPSDM Kemendagri menghadirkan sejumlah narasumber dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Dalam sambutannya menutup Diklat, Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Fungsional dan Teknis Anggar Pramudiani Widyaningtyas berharap, melalui kegiatan ini para peserta mampu memahami konsep KTI sebagai bentuk pengembangan profesionalisme bagi pejabat fungsional. Harapan lainnya, peserta dapat meningkatkan kemampuan dalam menyusun fakta dan data secara jelas dan sistematis saat mengerjakan KTI. Selain itu, mereka juga diharapkan dapat mencapai kepuasan intelektual dan memperluas wawasan pengetahuan.

Lebih lanjut, Anggar mengatakan, pelatihan ini juga diharapkan mendorong ASN segera mempersiapkan diri dalam mengikuti perkembangan zaman di bidang ilmu pengetahuan. Dengan demikian, mereka dapat beradaptasi secara cepat dan terus mengembangkan kompetensi sekaligus terbuka terhadap ide-ide baru. Dirinya menekankan pentingnya membangun inovasi, menyederhanakan proses kerja, memanfaatkan perkembangan IPTEK, serta berkolaborasi dengan berbagai pihak.

Dalam pelatihan tersebut, peserta belajar mengenai strategi memilih topik, teknik menyusun gagasan, serta merumuskan judul karya ilmiah. Materi pelatihan ini mencakup pemahaman tentang pengertian, jenis, manfaat, tujuan, dan ciri umum KTI. “Melalui pemahaman mendalam mengenai hal ini, peserta diharapkan memiliki pemahaman yang kokoh mengenai esensi karya tulis ilmiah,” harapnya.

Anggar menyadari adanya sejumlah tantangan menyusun KTI bagi pejabat fungsional yang masih dalam masa transisi dari jabatan struktural. Terlebih, kemampuan analisis, pemahaman konteks, dan kemampuan eksplorasi merupakan aspek yang harus diperhatikan dan dikembangkan oleh para peserta.

Sebagai informasi, seremoni penutupan Diklat tersebut juga dihadiri oleh Kepala Pusat Riset Kebijakan Publik BRIN Yanuar Farida Wismayanti beserta tim pengajar dari BRIN.(wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Mendagri Imbau Pemda Berhati-hati Terbitkan Obligasi Daerah
Kasat Reskrim dan 10 Penyidik Polres Tanjung Priok Dilaporkan ke Propam Terkait Surat Perintah Undercover
Tangani Karhutla, Mendagri Dorong Daerah Gerak Cepat dan Cegah Pembakaran Baru
Wamendagri Bima: Pemda Jadi Kunci Percepatan Transisi Energi
Pemerintah Serahkan DIM RUU Pelindungan Ketenagakerjaan kepada DPR
Kemnaker: UU PPRT Perjelas Hak dan Kewajiban Pekerja Rumah Tangga
Wamendagri Bima Arya Dorong Local Champion dan Komunitas Percepat Penanganan Permukiman Kumuh
Suahasil Nazara Tegaskan Komitmen Jaga Keuangan Negara dan Kredibilitas Kementerian Keuangan

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 18:50 WIB

Mendagri Imbau Pemda Berhati-hati Terbitkan Obligasi Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 17:57 WIB

Kasat Reskrim dan 10 Penyidik Polres Tanjung Priok Dilaporkan ke Propam Terkait Surat Perintah Undercover

Selasa, 15 September 2026 - 15:00 WIB

Tangani Karhutla, Mendagri Dorong Daerah Gerak Cepat dan Cegah Pembakaran Baru

Selasa, 15 September 2026 - 13:57 WIB

Wamendagri Bima: Pemda Jadi Kunci Percepatan Transisi Energi

Selasa, 15 September 2026 - 11:22 WIB

Pemerintah Serahkan DIM RUU Pelindungan Ketenagakerjaan kepada DPR

Berita Terbaru

NASIONAL

Mendagri Imbau Pemda Berhati-hati Terbitkan Obligasi Daerah

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:50 WIB