Mendagri: Perlu Ada Transformasi Ekonomi di Bali Setelah Covid-19

Jumat, 8 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM – Denpasar, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali melakukan transformasi ekonomi setelah sempat terpukul saat pandemi Covid-19. Kala itu, pertumbuhan ekonomi Bali berada di angka paling rendah tingkat nasional dengan nilai minus 9,31 persen. Ini dikarenakan sebagian besar perekonomian Bali hanya mengandalkan sektor pariwisata.

Hal tersebut disampaikan Mendagri saat memberikan arahan pada Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Se-Provinsi Bali, di Gedung Ksirarnawa Taman Budaya Provinsi Bali, Jumat (8/9/2023).

“Jangan sampai ekonomi jatuh terlalu dalam, hanya mengandalkan dari satu bidang. Konsep-konsep transformasi ekonomi bagus pendapat kami, dan itu semua kalau dijalankan sudah benar, mulai dari bagaimana membangun sektor agrikultur, pertanian lagi, sektor mungkin pertambakan, perikanan sebagai buffer zone, reserved, ketika sektor tourism terpukul,” katanya.

Mendagri mengungkapkan, sektor pariwisata Bali memang memberikan nilai yang positif tak hanya untuk Bali, tetapi juga Indonesia karena telah menyumbangkan devisa bagi negara. Namun, belajar dari Covid-19, Pemprov Bali perlu berpikir dengan rencana lain agar terus bisa bertahan.

“Pada waktu Covid misalnya ekonomi Bali terjun paling bawah saat itu, tapi kemudian kita gerakan. Bapak Presiden, pemerintah pusat mendorong semua untuk turis domestik mengisi Bali, karena Bali sangat mengandalkan turis mancanegara,” ujarnya.

Dia menambahkan, hal serupa terjadi pula pada negara Arab Saudi yang hanya mengandalkan perekonomiannya pada sektor tertentu saja. Kemudian Arab Saudi membuat skenario lain dengan membuka berbagai investasi dari banyak wilayah di sekitarnya seperti negara Qatar dan Kota Dubai. Investasi ini lalu menggerakkan sektor lain sehingga memberikan pendapatan.

“Perlu adanya transformasi ekonomi itu benar, dan ini dirasakan juga oleh negara seperti Saudi. Saudi itu mengandalkan dua saja revenue yang utama, dari minyak dan dari haji dan umrah, dua revenue utama tapi mereka hebat. Tapi begitu terjadi Covid, semua pabrik tutup, buruh-buruhnya menganggur,” jelasnya.

Untuk itu, Mendagri mendorong Pemprov Bali agar tak hanya mengandalkan perekonomian pada satu bidang saja. Perlu adanya rencana lain untuk menghadapi berbagai kemungkinan dan tantangan di masa depan.

“Kita tidak ingin ada pandemi atau bencana yang sama terulang kembali, tapi ya kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi. Jadi kita harus putar dengan plan yang lain,” tandas Mendagri.(wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Mendagri Paparkan Capaian Kinerja Kemendagri hingga September 2026
Wamendagri Ribka Haluk Siap Kawal Pengalihan Tata Kelola PPPK Guru ke Pemerintah Pusat
Mendagri Dukung Forum Reguler Negara Tetangga Perkuat Kerja Sama Perbatasan
Wamendagri Bima Arya Dorong Tata Kelola Pembangunan Daerah Berbasis Iklim
Wamendagri Wiyagus Apresiasi Komitmen Pemkot Magelang Tangani TB
Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Pembentukan Desa Siaga Tuberkulosis di Kebumen
Hadiri ORDIK UM Surabaya, Wamendagri Bima Arya Dorong Mahasiswa Jadi Generasi Kosmopolitan Berkarakter Kuat
Mendagri Imbau Pemda Berhati-hati Terbitkan Obligasi Daerah

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:12 WIB

Mendagri Paparkan Capaian Kinerja Kemendagri hingga September 2026

Rabu, 16 September 2026 - 16:35 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Siap Kawal Pengalihan Tata Kelola PPPK Guru ke Pemerintah Pusat

Rabu, 16 September 2026 - 15:20 WIB

Mendagri Dukung Forum Reguler Negara Tetangga Perkuat Kerja Sama Perbatasan

Rabu, 16 September 2026 - 15:00 WIB

Wamendagri Bima Arya Dorong Tata Kelola Pembangunan Daerah Berbasis Iklim

Rabu, 16 September 2026 - 13:46 WIB

Wamendagri Wiyagus Apresiasi Komitmen Pemkot Magelang Tangani TB

Berita Terbaru