Wamendagri Tegaskan Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih untuk Perkuat Nasionalisme

Jumat, 8 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM – Jakarta, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) menegaskan, Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih merupakan salah satu upaya untuk memperkuat nasionalisme seluruh masyarakat Indonesia. Kegiatan yang diinisiasi oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini sekaligus untuk menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).

Penjelasan itu disampaikan Wempi saat memberi sambutan pada acara Penganugerahan Penghargaan kepada Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota atas Dukungannya dalam Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih Tahun 2023 di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Jumat (8/9/2023).

Wempi mengatakan, upaya memperkuat nasionalisme penting terlebih di era globalisasi saat ini. Pasalnya, globalisasi tidak hanya berdampak positif tetapi juga negatif terhadap kehidupan masyarakat. Hal itu seperti meningkatnya sifat individualisme, sifat konsumtif, termasuk memudarnya sikap nasionalisme.

Lebih lanjut, Wempi mengatakan, gerakan nasional ini merupakan salah satu terobosan untuk memelihara kecintaan warga negara Indonesia terhadap simbol-simbol negara. “Semakin cinta warga negara dengan simbol negara, maka kerekatan warga dengan negara akan makin kuat, salah satunya kecintaan kepada bendera merah putih,” ujar Wempi.

Wempi menambahkan, Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih merupakan kegiatan gotong royong. Gerakan ini bukan menekankan pada banyaknya jumlah bendera yang dibagikan, tetapi lebih pada memperkuat makna agar seluruh masyarakat Indonesia menjiwai semangat kemerdekaan. Tak hanya itu, kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan aksi sederhana memperkuat nasionalisme melalui pengibaran bendera merah putih.

“Melalui gerakan ini, kita bisa melihat bagaimana bendera merah putih sebagai identitas, simbol, dan alat pemersatu masyarakat Indonesia akan berkibar di seluruh wilayah Indonesia,” terangnya.

Selain itu, kata Wempi, kibaran bendera merah putih di seluruh langit-langit wilayah Indonesia, akan menunjukkan kepada seluruh dunia bahwa Indonesia merupakan negara yang kuat dan memiliki rasa persatuan. “Dengan mendongakkan kepala ke atas, terlihat kibaran merah putih yang akan menggugah jiwa nasionalisme setiap masyarakat yang melihatnya,” tandasnya.

Sebagai informasi, gerakan ini telah berlangsung di seluruh Indonesia dari tanggal 1 Juni hingga 31 Agustus 2023. Jumlah bendera yang tercatat dan dibagikan hingga saat ini kurang lebih sekitar 12.754.300 bendera dengan berbagai ukuran.(wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Mendagri Paparkan Capaian Kinerja Kemendagri hingga September 2026
Wamendagri Ribka Haluk Siap Kawal Pengalihan Tata Kelola PPPK Guru ke Pemerintah Pusat
Mendagri Dukung Forum Reguler Negara Tetangga Perkuat Kerja Sama Perbatasan
Wamendagri Bima Arya Dorong Tata Kelola Pembangunan Daerah Berbasis Iklim
Kuota Tak Hangus, Kemkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Hak Pelanggan
Wamendagri Wiyagus Apresiasi Komitmen Pemkot Magelang Tangani TB
Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Pembentukan Desa Siaga Tuberkulosis di Kebumen
Hadiri ORDIK UM Surabaya, Wamendagri Bima Arya Dorong Mahasiswa Jadi Generasi Kosmopolitan Berkarakter Kuat

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:12 WIB

Mendagri Paparkan Capaian Kinerja Kemendagri hingga September 2026

Rabu, 16 September 2026 - 16:35 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Siap Kawal Pengalihan Tata Kelola PPPK Guru ke Pemerintah Pusat

Rabu, 16 September 2026 - 15:20 WIB

Mendagri Dukung Forum Reguler Negara Tetangga Perkuat Kerja Sama Perbatasan

Rabu, 16 September 2026 - 15:00 WIB

Wamendagri Bima Arya Dorong Tata Kelola Pembangunan Daerah Berbasis Iklim

Rabu, 16 September 2026 - 14:16 WIB

Kuota Tak Hangus, Kemkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Hak Pelanggan

Berita Terbaru