Mendagri Tegaskan Stigma APIP Harus Dibenahi, APIP Harus Menjadi Tempat Favorit

Rabu, 13 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM – Jakarta, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan, stigma yang disematkan pada Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) sebagai tempat buangan harus dibenahi. Dia menyampaikan agar anggota APIP proaktif untuk membuat organisasinya menjadi tempat favorit.

Hal itu disampaikan Mendagri pada Webinar Penguatan APIP Melalui Pemenuhan Kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) di Provinsi/Kabupaten/Kota secara hybrid dari Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Rabu (13/9/2023).

“Komunitas inspektorat ini harus bisa tadi seperti disampaikan oleh Bapak Firli (Ketua KPK) benar, menjadi tempat yang favorit. Jangan menjadi tempat yang branding-nya tempat second class citizen, tempat buangan misalnya. Stigma itu harus dihapuskan, harus banyak dilakukan pembenahan, dan ini perlu ada langkah-langkah memang,” katanya.

Dia menyebut, langkah-langkah proaktif itu ditunjukkan dengan melakukan pendampingan pada saat penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sehingga ketidakefisienan anggaran dan penyimpangan moral (moral hazard) bisa dicegah.

“APIP jangan hanya responsif, menerima pengaduan, kemudian melakukan audit, itu yang rutin-rutin. Tapi ada hal yang lebih penting lagi yaitu melakukan langkah-langkah proaktif,” terangnya.

Dalam rangka membenahi APIP, Mendagri menjelaskan, yang menjadi tantangan adalah bagaimana menciptakan iklim atau ekosistem di jajaran inspektorat yang lebih kuat. Salah satu yang dia soroti yaitu pertama, penguatan kelembagaan dengan menempatkan posisi inspektorat pada orang yang tepat. Kedua, penguatan anggaran termasuk tunjangan bagi anggota APIP.

“Termasuk mungkin tunjangan khusus mungkin, supaya ini tempat ini menjadi favorit, supaya orang mau ke situ, kalau tidak ya orang kabur, akhirnya buang-buangan saja,” ujarnya.

Poin ketiga yaitu penguatan SDM. Mendagri menegaskan, SDM tidak hanya soal kuantitas, tetapi juga kualitas. Dia meminta agar kekurangan personel di jajaran APIP didata sehingga kerja-kerja yang dilakukan bisa maksimal. Pihaknya juga telah bekerja sama dengan sekolah kedinasan seperti Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) agar menempatkan lulusannya di jajaran inspektorat.

“Kemudian satu lagi yaitu masalah jenjang karier, pembinaan karier, ini mungkin belum ter-cover di sana, kelembagaan anggaran, anggaran tadi sudah disampaikan, ada nanti surat dari Kemendagri kepada teman-teman daerah untuk memperkuat anggaran jajaran inspektorat,” ungkapnya.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Mendagri Imbau Pemda Berhati-hati Terbitkan Obligasi Daerah
Kasat Reskrim dan 10 Penyidik Polres Tanjung Priok Dilaporkan ke Propam Terkait Surat Perintah Undercover
Tangani Karhutla, Mendagri Dorong Daerah Gerak Cepat dan Cegah Pembakaran Baru
Wamendagri Bima: Pemda Jadi Kunci Percepatan Transisi Energi
Pemerintah Serahkan DIM RUU Pelindungan Ketenagakerjaan kepada DPR
Kemnaker: UU PPRT Perjelas Hak dan Kewajiban Pekerja Rumah Tangga
Wamendagri Bima Arya Dorong Local Champion dan Komunitas Percepat Penanganan Permukiman Kumuh
Suahasil Nazara Tegaskan Komitmen Jaga Keuangan Negara dan Kredibilitas Kementerian Keuangan

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 18:50 WIB

Mendagri Imbau Pemda Berhati-hati Terbitkan Obligasi Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 17:57 WIB

Kasat Reskrim dan 10 Penyidik Polres Tanjung Priok Dilaporkan ke Propam Terkait Surat Perintah Undercover

Selasa, 15 September 2026 - 15:00 WIB

Tangani Karhutla, Mendagri Dorong Daerah Gerak Cepat dan Cegah Pembakaran Baru

Selasa, 15 September 2026 - 13:57 WIB

Wamendagri Bima: Pemda Jadi Kunci Percepatan Transisi Energi

Selasa, 15 September 2026 - 11:22 WIB

Pemerintah Serahkan DIM RUU Pelindungan Ketenagakerjaan kepada DPR

Berita Terbaru

NASIONAL

Mendagri Imbau Pemda Berhati-hati Terbitkan Obligasi Daerah

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:50 WIB