Bekali Purna Praja IPDN Angkatan XXIX, Sekjen Kemendagri Ingatkan Pentingnya Layani Masyarakat

Senin, 9 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM – Jakarta, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Suhajar Diantoro mengingatkan para purna praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) angkatan XXIX mengenai pentingnya melayani masyarakat. Menurutnya, pelayanan merupakan inti dari empat fungsi pemerintahan yang meliputi pelayanan, pembangunan, pemberdayaan, dan pengaturan.

Karena itu, pemerintah perlu memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, termasuk dalam kemudahan aksesnya. “Apa pun jabatan anak-anak, di mana pun anak-anak bertugas, sesungguhnya pekerjaan anak-anak adalah melayani rakyat atau masyarakat,” jelas Suhajar saat memberikan ceramah Muatan Teknis Substantif Lembaga (MTSL) Pelatihan Dasar CPNS Purna Praja IPDN Angkatan XXIX Tahun Anggaran 2023 di Rindam Jaya, Jakarta Timur, Senin (9/10/2023).

Dia menegaskan, berdasarkan suatu penelitian bahwa faktor penting yang membuat sejumlah negara cepat maju adalah kemampuan dalam mentransformasikan pemerintahannya menjadi organisasi pelayanan publik yang efektif. Karena itu, pelayanan merupakan kunci keberhasilan dalam menjalankan sebuah negara atau pemerintahan. “Jadi kekuasaan yang ada pada Anda itu adalah bukan untuk disewenang-wenangkan, (tapi) adalah kewenangan melayani,” tegas Suhajar.

Lebih lanjut, Suhajar menjelaskan, dari setiap angkatan lulusan IPDN, sebanyak 15 persen di antaranya bakal ditempatkan di pemerintah pusat. Sementara sisanya atau sebanyak 85 persen bakal disebar ke seluruh daerah. Dalam menjalankan tugasnya, mereka memiliki perannya masing-masing baik yang ditempatkan di pemerintah pusat maupun daerah. Para praja yang bertugas di pemerintah pusat identik bekerja menyusun berbagai regulasi atau kebijakan. Sementara praja di daerah merupakan pelaksana dari kebijakan yang disusun, termasuk dalam memberikan masukan.

Oleh karena itu, baik yang ditugaskan di pemerintah pusat maupun daerah nantinya bakal saling bersinergi. “Anda yang 85 persen tadi setiap angkatan, Anda berkarier di lapangan, Anda harus berani turun di kecamatan terpencil di mana kabupaten Anda berada, di situlah medan juang Anda sebenarnya untuk mulai belajar makna kepemimpinan itu sendiri, pemimpin rakyat,” jelasnya.

Di lain sisi, Suhajar juga mengingatkan para purna praja IPDN agar dapat terus menjaga semangat belajar dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Berbagai kesempatan untuk melanjutkan pendidikan agar bisa dimanfaatkan sebaik mungkin. Hal ini dibutuhkan untuk mengembangkan kompetensi dan pengetahuan.(wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Mendagri Paparkan Capaian Kinerja Kemendagri hingga September 2026
Wamendagri Ribka Haluk Siap Kawal Pengalihan Tata Kelola PPPK Guru ke Pemerintah Pusat
Mendagri Dukung Forum Reguler Negara Tetangga Perkuat Kerja Sama Perbatasan
Wamendagri Bima Arya Dorong Tata Kelola Pembangunan Daerah Berbasis Iklim
Kuota Tak Hangus, Kemkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Hak Pelanggan
Wamendagri Wiyagus Apresiasi Komitmen Pemkot Magelang Tangani TB
Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Pembentukan Desa Siaga Tuberkulosis di Kebumen
Hadiri ORDIK UM Surabaya, Wamendagri Bima Arya Dorong Mahasiswa Jadi Generasi Kosmopolitan Berkarakter Kuat

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:12 WIB

Mendagri Paparkan Capaian Kinerja Kemendagri hingga September 2026

Rabu, 16 September 2026 - 16:35 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Siap Kawal Pengalihan Tata Kelola PPPK Guru ke Pemerintah Pusat

Rabu, 16 September 2026 - 15:20 WIB

Mendagri Dukung Forum Reguler Negara Tetangga Perkuat Kerja Sama Perbatasan

Rabu, 16 September 2026 - 15:00 WIB

Wamendagri Bima Arya Dorong Tata Kelola Pembangunan Daerah Berbasis Iklim

Rabu, 16 September 2026 - 14:16 WIB

Kuota Tak Hangus, Kemkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Hak Pelanggan

Berita Terbaru