Jelang Nataru Stok Pangan di Sumsel Aman, Harga Terkendali dan Stabil

Minggu, 24 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM – Lubuk Linggau, Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni memastikan stok pangan di daerahnya aman menjelang Natal dan Tahun Baru 2024. Selain itu, dia juga memastikan bahwa harga sejumlah bahan pokok saat ini relatif terkendali bahkan cenderung stabil.

“Jadi harga cabai sudah turun, bawang putih juga turun, kemudian daging, telur itu stabil. Rata-rata cukup baik harganya. Ini berkat kerjasama kita semua berkat operasi pasar dan masyarakat yang melakukan gerakan menanam,” ucap Fatoni di sela-sela meninjau kegiatan Operasi Pasar Murah di Pasar Bukit Sulap Kota Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, Minggu (24/12/2023).

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Provinsi (Sumsel) bersama Pemerintah Kabupaten/Kota terlah berkomitmen dalam menekan laju inflasi. Salah satu langkah yang diambil dengan menggelar Operasi Pasar Murah agar masyarakat dapat membeli kebutuhan bahan pokok dengan harga murah.

“Kita akan terus menggelar pasar murah ini yang kita jual juga memang bahan-bahan pokok sehari-hari mulai beras, gula, minyak, tepung dan bahan pokok lainnya sekaligus kita melakukan sidak pasar. Jadi, kita akan terus masif melakukan gerakan ini dan di tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota gelar pasar murah  pada hari Senin, Selasa dan Kamis setiap pekannya,” jelas Fatoni.

Berdasarkan peninjauannya kali ini, Fatoni memastikan harga sejumlah kebutuhan pokok relatif stabil terkendali bahkan ada yang mengalami penurunan harga. Berikut sejumlah daftar harga di Pasar Bukit Sulap, di antaranya beras Rp50 ribu/5 kg, daging Rp130 ribu/kg, telur Rp41 ribu/karpet, bawang merah Rp 27 ribu/kg, bawang putih Rp30 ribu/kg, cabe rawit 0,5 kg Rp10 ribu, cabe merah ¼ kg Rp 8 ribu.

“Alhamdulilah kebutuhan harga bahan pokok rata-rata di Nataru ini cukup terkendali di Sumsel khususnya di Lubuklinggau,” ucapnya.

Melalui kesempatan ini, Fatoni juga mengajak masyarakat untuk terus melakukan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP). Termasuk bisa juga menerapkan sosialisasi kepada masyarakat dan keluarga bahwa inflasi ini harus ditangani bersama-sama.

“Dalam menangani inflasi kita perlu melakukan gerakan menanam. Marilah kita menanam di pekarangan rumah, bisa juga menanam cabai atau tomat dalam pot atau polybag, sehingga kebutuhan sehari hari kita terpenuhi dari hasil menanam secara mandiri,” jelas Fatoni.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Mendagri: Pemerintah Terus Bahas Penataan PPPK Lintas Profesi, Terutama Guru
Mendagri: Penghargaan Jadi Pengingat Pemda untuk Beri Layanan Terbaik
Atasi Persoalan Sampah Menahun, Wamendagri Bima Arya Dorong PSEL Bogor Raya Jadi Percontohan Nasional
Sekjen Kemendagri Ajak DPRD Jatim Perkuat Pengawasan APBD Berbasis Data
Cegah Korupsi di Daerah, Wamendagri Wiyagus Tekankan Penguatan APIP
HUT ke-16 BNPP, Mendagri Soroti Capaian dan Upaya Penguatan Pengelolaan Perbatasan
Kemendagri Dorong Pengelolaan Krisis Komunikasi Pemerintah secara Cepat dan Berbasis Data
Lindungi Produktivitas Masyarakat, Wamendagri Wiyagus Dorong Pemda Percepat Penanggulangan TB

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 07:58 WIB

Mendagri: Pemerintah Terus Bahas Penataan PPPK Lintas Profesi, Terutama Guru

Jumat, 18 September 2026 - 07:47 WIB

Mendagri: Penghargaan Jadi Pengingat Pemda untuk Beri Layanan Terbaik

Kamis, 17 September 2026 - 19:02 WIB

Atasi Persoalan Sampah Menahun, Wamendagri Bima Arya Dorong PSEL Bogor Raya Jadi Percontohan Nasional

Kamis, 17 September 2026 - 16:30 WIB

Sekjen Kemendagri Ajak DPRD Jatim Perkuat Pengawasan APBD Berbasis Data

Kamis, 17 September 2026 - 16:25 WIB

Cegah Korupsi di Daerah, Wamendagri Wiyagus Tekankan Penguatan APIP

Berita Terbaru