Prabowo Mania 08 Sumut Desak Pemerintah Bangun Jalan Layang Medan-Berastagi

Senin, 13 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris PM-08 Sumut 
Bobby O Zulkarnain

Sekretaris PM-08 Sumut Bobby O Zulkarnain

GERBANGPATRIOT.COM, Medan – Prabowo Mania 08 (PM08) Sumatera Utara mendesak Pemerintah Pusat untuk segera membangun jalan layang di jalur Medan-Berastagi. Desakan ini muncul sebagai respons atas kondisi jalan utama yang sering dilanda kemacetan dan longsor, menghambat distribusi barang, aktivitas ekonomi, dan pariwisata. Desakan itu dilontarkan Sekretaris PM08 Sumut, Bobby O Zulkarnain, kepada wartawan, Senin (13/1/2025) di Medan.

“Jalan Medan-Berastagi merupakan akses vital yang menghubungkan Medan dengan empat kabupaten, yaitu Deli Serdang, Karo, Dairi, dan Pakpak Bharat. Longsor yang sering terjadi mengakibatkan distribusi hasil panen terganggu, serta kunjungan wisata ke daerah Danau Toba menurun,” ujar Sekretaris PM08 Sumut, Bobby O Zulkarnain, Senin.

pentingnya respon cepat dari pemerintah pusat untuk mencegah lonjakan harga kebutuhan pokok akibat terganggunya jalur distribusi sambung Bobby yang juga mantan Ketua Partai Gerindra Kota Medan.

Ini juga yang menjadi harapan besar Rakyat di 4 kabupaten & kota Medan agar perputaran Ekonomi berjalan dengan baik, Kata Bobby yg saat ini sebagai wakil ketua Gerindra Sumut.

DPRD Sumut: Jalan Layang Solusi Mendesak

Ketua Komisi D DPRD Sumut, Timbul Jaya Sibarani, turut menggarisbawahi urgensi pembangunan jalan layang sebagai solusi permanen atas masalah infrastruktur di jalur Medan-Berastagi. “Kemacetan, longsor, dan padatnya lalu lintas menjadi tantangan besar. Jalan layang bisa memperlancar mobilitas orang dan barang, serta mendukung Tanah Karo sebagai sentra pangan strategis,” ujar Timbul pada Jumat (10/1/2025).

Ia menambahkan, tingginya intensitas kendaraan ke Berastagi dan Tanah Karo—yang merupakan tujuan wisata unggulan di Sumut—membutuhkan perhatian serius pemerintah. Timbul juga mendesak Pemprov Sumut untuk mempercepat kajian teknis terkait pembangunan infrastruktur, termasuk pengelolaan lahan yang sebagian berstatus hutan lindung.

Tragedi Longsor Memperkuat Tuntutan
Desakan pembangunan jalan layang semakin kuat setelah tragedi longsor pada 27 November 2024 yang menelan puluhan korban jiwa. Hingga kini, perbaikan infrastruktur belum sepenuhnya rampung. Massa dari Forum Masyarakat Nasional (Formanas) bahkan menggelar aksi unjuk rasa pada 18 Desember 2024, menuntut pemerintah segera menuntaskan proyek bronjong dan mempercepat pembangunan jalan layang.

Pj Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, Effendy Pohan, menjelaskan bahwa status jalan Medan-Berastagi sebagai jalan nasional menjadi wewenang Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Namun, Pemprov Sumut berjanji akan terus berkoordinasi untuk mempercepat penanganan masalah tersebut.

“Langkah perbaikan sudah dimulai dengan pembangunan bronjong di dua titik, dan akan dilanjutkan ke 12 titik lainnya. Kami sepakat untuk mengantisipasi masalah ini dengan segera,” ujar Effendy.

Dampak Ekonomi dan Pariwisata
Rusaknya jalur Medan-Berastagi tidak hanya memengaruhi distribusi hasil pertanian seperti sayur dan buah, tetapi juga berdampak besar pada sektor pariwisata. “Berastagi adalah salah satu destinasi unggulan Sumut. Infrastruktur yang baik sangat penting untuk mendukung kunjungan wisatawan,” kata Timbul.

Pemerintah pusat diharapkan segera merealisasikan pembangunan jalan layang untuk mengatasi permasalahan yang sudah berlangsung lama dan menjadi harapan masyarakat. Langkah ini juga dinilai strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meminimalkan dampak bencana di masa depan.(*)

Berita Terkait

Dukung Kesejahteraan Petani, Kinerja Dinas Pertanian Sergai di Bawah Dedi Iskandar Tuai Apresiasi
Jeffry Barata Lubis Terpilih Aklamasi Pimpin SMSI Madina Periode 2026-2029
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Serahkan Bantuan ke Warga Binaan Lapas Pemuda Langkat
Limbah B3 Pestisida Ditemukan di Sungai Bandar Sidoras, AMPHIBI Soroti Ancaman bagi Manusia dan Ekosistem Mangrove
Sugiat Santoso Bikin Bimbel Gratis Setahun untuk Pelajar SMA di Langkat
Sinergi Jaga Ekosistem, Bupati dan Forkopimda Asahan Buka Festival Sungai Asahan dengan Tanam Pohon dan Tebar Ribuan Benih Ikan
Peringati 10 Tahun, AMPHIBI Gelar Maulid Nabi, Aksi Tanam Pohon, Tebar Bibit Ikan, dan Terima Program Community Development Ternak Bebek dari PT Musim Mas
87 Pekebun Sawit Labusel Dapat Pelatihan BPDP, Produktivitas Didorong Meningkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Dukung Kesejahteraan Petani, Kinerja Dinas Pertanian Sergai di Bawah Dedi Iskandar Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 14:09 WIB

Jeffry Barata Lubis Terpilih Aklamasi Pimpin SMSI Madina Periode 2026-2029

Jumat, 11 September 2026 - 16:21 WIB

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Serahkan Bantuan ke Warga Binaan Lapas Pemuda Langkat

Kamis, 10 September 2026 - 09:49 WIB

Limbah B3 Pestisida Ditemukan di Sungai Bandar Sidoras, AMPHIBI Soroti Ancaman bagi Manusia dan Ekosistem Mangrove

Sabtu, 5 September 2026 - 21:07 WIB

Sugiat Santoso Bikin Bimbel Gratis Setahun untuk Pelajar SMA di Langkat

Berita Terbaru

Yogyakarta

Warisan Leluhur Jadi Sorotan FKPPAI DIY

Sabtu, 10 Okt 2026 - 13:20 WIB