NETWORK | Jakarta | Banten | Lampung

DAK Pusat Kucurkan Bantuan SPAM ke 21 Desa di Serang, Termin Kedua Segera Cair

GERBANGPATRIOT.COM, Serang – Sebanyak 21 desa di Kabupaten Serang hari ini menandatangani berita acara pencairan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahap kedua untuk pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Penandatanganan dilakukan di Aula TB Suwandi, Setda Kabupaten Serang, Jumat (29/8/2025) dan menjadi langkah penting dalam kelanjutan proyek air bersih yang sangat dibutuhkan masyarakat.

Kasi Pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum Bidang Sanitasi Air Minum DPUPR Kabupaten Serang, Adi Budiyanto, menyampaikan bahwa pencairan ini merupakan kelanjutan dari tahap pertama yang telah terealisasi sebelumnya.

“Karena progres fisik di lapangan sudah melampaui 25 persen, maka hari ini kami teken berita acara pencairan tahap kedua. Harapannya, minggu depan dana bisa segera dicairkan dan pekerjaan terus berlanjut tanpa kendala,” ujar Adi kepada wartawan.

Program SPAM tahun ini bersumber dari DAK pusat dan Kabupaten Serang mendapat alokasi untuk 21 desa. Bantuan diberikan dengan nilai bervariasi, mulai dari Rp.400 juta hingga Rp.500 juta per desa, tergantung skala dan kebutuhan masing-masing lokasi.

Pekerjaan pembangunan dilakukan secara swakelola oleh masyarakat desa melalui kelompok pelaksana, yang didampingi oleh Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) dari DPUPR. Pendekatan ini bertujuan memberdayakan warga sekaligus memastikan pelaksanaan berjalan sesuai standar.

“TFL kita terjunkan langsung ke desa untuk mendampingi masyarakat. Mereka mengawal proses pembangunan dari awal hingga akhir,” jelas Adi.

Terkait dengan pemilihan desa penerima, ia menjelaskan bahwa lokasi ditentukan berdasarkan kebijakan prioritas dari pemerintah pusat, khususnya desa-desa yang tahun sebelumnya termasuk dalam kategori desa stunting.

“Memang tidak semua desa dapat. Beberapa hanya satu desa per kecamatan, tergantung penilaian prioritas,” katanya.

Pembangunan SPAM ini menyebar hampir di seluruh kecamatan di Kabupaten Serang. Meski demikian, tahun depan Kabupaten Serang dipastikan tidak lagi menerima alokasi DAK untuk program air minum, sehingga tahun ini menjadi momen penting untuk menyelesaikan semua pekerjaan fisik secara tuntas.

Adi berharap tidak ada keterlambatan dalam pelaksanaan proyek di lapangan. Ia juga menekankan pentingnya mengikuti dokumen perencanaan dan jadwal yang telah disusun agar masyarakat segera merasakan manfaat air bersih secara berkelanjutan.

( Yuyi Rohmatunisa)