RSUD Jati Sampurna Bersama Dinkes Kota Bekasi Lakukan Monitoring Pasien ODGJ di 8 Panti Rehabilitasi
GERBANGPATRIOT.COM, Kota Bekasi – Manajemen RSUD Jati Sampurna terus melakukan upaya peningkatan pelayanan kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk juga kepada mereka yang sedang dalam kondisi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Upaya pelayanan tersebut termasuk berupa dilaksanakannya kegiatan monitoring bagi pasien ODGJ di 8 panti rehabilitasi yang berada di Kota Bekasi.
Kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan pelayanan kesehatan dilaksanakan secara menyeluruh dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk dengan kelompok dengan kebutuhan khusus.
Sejak tahun 2023 RSUD Jati Sampurna yang merupakan satu-satunya rumah sakit yang memiliki fasilitas rawat inap Psikiatri di Kota Bekasi dan bekerja sama dengan dinas kesehatan dan dinas Soosial kota Bekasi serta melibatkan Puskesmas sebagai fasilitas Pelayanan kesehatan yang memantau kesehatan warga binaan di 8 Panti rehabilitasi yang tersebar di kota Bekasi.

Kegiatan monitoring yang telah berlangsung sejak tanggal 3 September 2025 hingga 29 Oktober ’25 setidaknya ada sejumlah 798 orang dengan gangguan jiwa yang tersebar di 8 panti rehabilitasi tersebut dilakukan pemeriksaan secara langsung oleh dokter spesialis kesehatan jiwa, dengan kegiatan sebagai berikut
| No | Nama Panti | Tanggal pemeriksaan | Jumlah pasien diperiksa |
| 1 | Panti rehabilitasi Peduli Kasih | 3 September 2025 | 20 pasien |
| 2 | Panti rehabilitasi Embun Kasih | 10 September 2025 | 43 pasien |
| 3 | Panti rehabilitasi Bina Insani | 17 September 2025 | 30 pasien |
| 4 | Panti rehabilitasi Obor Kasih | 24 September 2025 | 30 pasien |
| 5 | Panti rehabilitasi Jamrud Biru | 1 Oktober 2025 | 89 pasien |
| 6 | Panti rehabilitasi Galuh | 8 dan 15 Oktober 2025 | 442 pasien |
| 7 | Panti rehabilitasi Getsemani | 22 Oktober 2025 | 72 pasien |
| 8 | Panti rehabilitasi Gerasa | 29 Oktober 2025 | 72 pasien |
Kegiatan monitoring dan evaluasi ini sangat penting dilakukan agar kondisi para pasien dapat terus dipantau, mendapatkan terapi yang tepat serta memberikan akses kesehatan bagi orang dengan gangguan jiwa.
Pemeriksaan kesehatan meliputi
1 pemeriksaan fisik seperti tinggi badan, berat badan
2 pemeriksaan tekanan darah
3 pemeriksaan gula darah
4 pemeriksaan kesehatan jiwa oleh dokter spesialis kesehatan jiwa
5 evaluasi penggunaan obat-obatan
Kegiatan monitoring dan evaluasi ini juga disambut positif oleh walikota Bekasi dan kepala dinas kesehatan kota Bekasi yang berlangsung di Panti rehabilitasi Galuh pada tanggal 8 Oktober 2025.
Direktur RSUD Jati Sampurna, drg Anastasia Happy Sumanti, MARS menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen RSUD Jati Sampurna dalam memberikan pelayanan kesehatan yang indklusif dan berkelanjutan kepada masyarakat, terutama bagi kelompok yang selama ini sulit mendapatkan akses layanan kesehatan yang memadai.
Melalui kegitan ini diharapkan seluruh panti rehabilitasi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di wilayah Kota Bekasi dapat menjadi tempat pemulihan yang aman, sehat dan berorientasi pada pemulihan serta reintegrasi sosial bagi pasien.
RSUD Jati Sampurna berkomitmen untuk terus melakukan program-program sosial di berbagai komunitas, sebagai bagian dari tanggung jawab rumah sakit dalam mendukung pembangunan nasional yang merata dan berkeadilan (Hans)

