Wali Murid SDN Cibungur 3 Keluhkan Sekolah Tidak Memiliki Lahan Parkir

GERBANGPATRIOT.COM, Pandeglang – Sejumlah warga, termasuk para wali murid dan masyarakat sekitar, terlihat berjejer di pinggir jalan sambil menunggu anak-anak mereka pulang sekolah. Mereka memarkirkan kendaraan roda dua di depan SDN Cibungur 3, Desa Cibungur, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, Banten. Pemandangan tersebut menarik perhatian awak media yang kemudian menanyakan kondisi tersebut kepada salah satu wali murid.

Sorotan ini muncul karena hingga kini SDN Cibungur 3 belum memiliki lahan parkir yang memadai bagi guru maupun orang tua murid.

Beberapa wali murid mengeluhkan kondisi tersebut. Mereka mengaku terpaksa memarkir kendaraan di pinggir jalan setiap kali mengantar atau menjemput anak mereka.

“Setiap hari kami parkir di pinggir jalan. Seharusnya sekolah punya lahan parkir agar lebih tertib dan aman,” ujar salah satu wali murid, Selasa (2/12/2025).

Kondisi tersebut juga memunculkan pertanyaan dari warga terkait pemanfaatan dana BOS, yang salah satu peruntukannya adalah untuk pemeliharaan dan perbaikan sarana prasarana sekolah.

“Kalau untuk pemeliharaan sekolah, mestinya bisa dialokasikan untuk membuat area parkir sederhana. Ini penting karena menyangkut kenyamanan dan keselamatan,” ujar Endang, yang juga merupakan orang tua siswa di SDN Cibungur 3.

Menanggapi hal itu, Kepala SDN Cibungur 3, Ujang Juhana, menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan ketua komite sekolah untuk menindaklanjuti persoalan tersebut.

“Alhamdulillah, kami sudah berkoordinasi dengan ketua komite. Dalam waktu dekat, kami akan berupaya membuat tempat parkir. Kami juga memohon maaf kepada para wali murid dan pihak yang merasa tidak nyaman karena belum tersedianya area parkir di sekolah,” kata Ujang Juhana saat dikonfirmasi melalui telepon WhatsApp.

Ujang juga menyampaikan terima kasih kepada warga sekitar yang telah mengizinkan kendaraan para wali murid diparkir di halaman rumah mereka.

Menurutnya, keberadaan lahan parkir sangat penting di lingkungan sekolah maupun instansi pemerintah demi mendukung ketertiban dan keamanan kendaraan.

Salah satu wali murid, Endang (45), menambahkan bahwa dirinya biasanya hanya mengantar dan menjemput anaknya. Namun pada hari itu, ia terpaksa menunggu lebih lama.

“Biasanya hanya antar dan jemput saja, Pak. Tapi hari ini kami tungguin karena pulangnya agak cepat, soalnya lagi ulangan semester,” jelasnya.

Endang berharap Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) serta Inspektorat Kabupaten Pandeglang dapat segera melakukan pengecekan terhadap penggunaan dana BOS di sekolah tersebut agar pengelolaannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Selain itu, kami berharap pihak sekolah segera menyediakan lahan parkir, supaya kami para wali murid merasa nyaman memarkir kendaraan. Tidak seperti sekarang yang harus parkir di pinggir jalan dan di halaman rumah warga,” pungkasnya.(Denni)