Pemkab Pandeglang Tegaskan Komitmen Jaga Lahan Pertanian Melalui Forum Konsultasi Publik LP2B
GERBANGPATRIOT.COM, Pandeglang — Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distanak) Kabupaten Pandeglang, Wahyu Widayanti, menyampaikan bahwa kegiatan Forum Konsultasi Publik (FKP) ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Pandeglang dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang prima dan berintegritas.
Forum Konsultasi Publik tersebut menjadi bagian dari implementasi Asta Cita Presiden, yaitu memanfaatkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.
Acara yang mengusung tema “Upaya Pemerintah Daerah dalam Mempertahankan Lahan Baku Sawah (LBS) melalui Penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B)” ini diselenggarakan oleh Distanak Kabupaten Pandeglang pada Selasa (9/12/2025).
FKP memiliki arti penting sebagai wadah komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, berbagai pihak dapat bertukar pikiran, menyampaikan aspirasi, serta memberikan masukan konstruktif terkait peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam pengelolaan lahan baku sawah (LBS) dan penetapan lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B).
Dalam sambutannya, Sekretaris Distanak, Wahyu Widayanti, menjelaskan bahwa berdasarkan Perda RT/RW Nomor 2 Tahun 2025, Kabupaten Pandeglang memiliki kurang lebih 55.202 hektare lahan produktif yang harus dijaga untuk mempertahankan LBS dan mendukung pertanian berkelanjutan, sehingga dapat meningkatkan produksi di sektor pertanian dan peternakan.
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pandeglang mengharapkan wilayah budidaya pertanian—khususnya di daerah pedesaan—yang terdiri atas lahan pertanian pangan berkelanjutan dan lahan cadangan dapat terus menopang kemandirian ketahanan pangan serta kedaulatan pangan nasional. Selain itu, industri pertanian dan peternakan juga diharapkan mampu meningkatkan produksi sehingga kebutuhan pangan di Pandeglang dapat terpenuhi.
“Keberhasilan pelayanan publik tidak dapat tercapai tanpa dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat,” pungkas Wahyu.
Pada akhir acara, Ketua Panitia Pelaksana, Weni, menyampaikan terima kasih kepada Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan, Sekdis Wahyu Widayanti, para narasumber, perwakilan BPN Jalil J., perwakilan PUPR Rimba Yudha, narasumber materi Eni Setiawati, serta seluruh peserta Gapoktan yang telah hadir dalam Forum Konsultasi Publik.
“Semoga melalui FKP ini kita semua memperoleh wawasan yang bermanfaat,” ujarnya menutup kegiatan. (Denni)

