Peringati Hari Amal Bakti, Kemenag Pandeglang Dorong Kerukunan Lintas Agama Lewat Turnamen Voli

GERBANGPATRIOT.COM, Pandeglang – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pandeglang menyelenggarakan kegiatan peringatan Hari Amal Bakti Nasional sebagai upaya menampilkan diri sebagai role model kerukunan umat beragama di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan usai pembukaan Turnamen Bola Voli yang diikuti ratusan peserta dari berbagai sekolah, mulai dari Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN), Madrasah Aliyah Negeri (MAN), hingga madrasah swasta se-Kabupaten Pandeglang. Kegiatan ini digelar di halaman Kantor Kemenag Kabupaten Pandeglang, Senin (15/12/2025), sebagai bagian dari upaya mempererat kerukunan lintas agama.

Peringatan Hari Amal Bakti tahun ini mengusung tema “Umat Rukun Bersinergi, Indonesia Makmur dan Maju.”

Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubag TU) Kemenag Kabupaten Pandeglang, H. Jamaludin, S.Pd.I, mengapresiasi praktik kerukunan umat beragama yang selama ini terjalin di Pandeglang.

“Ke depan, Pandeglang diharapkan dapat menjadi role model. Jika ingin belajar tentang toleransi, kedamaian, dan keharmonisan, datanglah ke Kemenag Pandeglang,” ujarnya.

Turnamen bola voli tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Kemenag Kabupaten Pandeglang, H. Lukmanul Hakim, dan dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini dinilai menjadi simbol kuat harmoni dan kebersamaan lintas agama.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Kemenag Kabupaten Pandeglang, para kepala MTs dan MA, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), tokoh lintas agama, tokoh masyarakat, serta ratusan siswa dan siswi MTs dan MA se-Kabupaten Pandeglang.

Kasubag TU H. Jamaludin menjelaskan bahwa peringatan Hari Amal Bakti Nasional dilandasi oleh kedekatan emosional sekaligus tanggung jawab kebangsaan dalam merawat kerukunan umat beragama.

“Saya merasa berkewajiban menyelenggarakan kegiatan ini karena merupakan agenda rutin yang dilaksanakan secara serentak. Mudah-mudahan, jika tidak ada halangan, pada penghujung tahun, tepatnya 29 Desember, seluruh Kemenag kabupaten, kota, provinsi, hingga pusat akan menggelar Jalan Sehat Kerukunan Lintas Agama yang terbuka untuk umum dari semua kalangan,” ujarnya.

Menurutnya, Kabupaten Pandeglang memiliki posisi strategis dalam perjalanan kebangsaan Indonesia sehingga memerlukan perhatian dan kepedulian bersama.

“Karena itu, saya merasa berkewajiban memberikan perhatian khusus kepada masyarakat Pandeglang sebagai bagian yang utuh dan tidak terpisahkan dari Indonesia,” tegasnya.

H. Jamaludin juga mengajak masyarakat untuk memandang perbedaan sebagai anugerah yang patut disyukuri, bukan diratapi.

“Hari ini kita merayakan perbedaan. Jangan meratapi perbedaan, tetapi mensyukurinya. Tidak indah sebuah lukisan jika hanya berwarna putih, meskipun bingkainya emas. Keindahan justru lahir dari warna-warni,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa keberagaman umat beragama merupakan karya Tuhan yang harus dijaga bersama.

“Kita semua adalah lukisan Tuhan yang sangat indah. Lukisan itu tidak boleh diacak-acak dan tidak boleh dirusak,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, H. Jamaludin juga menyinggung sejumlah program Kementerian Agama sejak awal masa jabatannya, di antaranya gerakan penanaman satu juta pohon serta program Rukun Rumah Ibadah di setiap kecamatan dan KUA di seluruh Indonesia.

“Kami menanam satu juta pohon dengan tanaman khas daerah masing-masing, serta melaksanakan program rukun rumah ibadah, baik pembangunan maupun renovasi rumah ibadah di berbagai wilayah. Ini merupakan simbol kecintaan kita kepada masyarakat Indonesia sekaligus komitmen menjaga kerukunan umat demi Indonesia yang makmur dan maju,” jelasnya.

Menutup wawancara, Kasubag TU menegaskan bahwa Jalan Sehat Kerukunan Lintas Agama merupakan pesan kuat persatuan yang ditujukan kepada dunia.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin menunjukkan kepada langit dan bumi bahwa meskipun berbeda, kita tetap bisa kompak dan bersatu,” pungkasnya. (Denni)