Kementerian PUPR Tinjau Kesiapan Jembatan Gantung Garuda di Wonosobo
GERBANGPATRIOT.COM, Wonosobo – Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah meninjau Jembatan Gantung Garuda di Dusun Klilin, Desa Sindupaten, Kecamatan Kertek, Wonosobo, Selasa (21/1/2026).
Peninjauan dilakukan oleh Iqbal Taher bersama Pabandya Slogdam IV/Diponegoro Mayor Czi Bambang Widjanarko untuk memastikan kualitas dan kesiapan jembatan yang baru saja rampung.
“Kami ingin memastikan jembatan ini benar-benar aman dan siap dimanfaatkan masyarakat,” kata Iqbal di sela peninjauan.
Rombongan disambut Dandim 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno S.Sos beserta jajaran pemerintah daerah, Dinas Pekerjaan Umum, relawan, dan tokoh masyarakat.
Jembatan sepanjang sekitar 90 meter ini membentang di atas Sungai Begaluh dan menjadi penghubung vital antara Dusun Klilin, Kecamatan Kertek, dengan Dusun Pagentan, Kecamatan Kalikajar.
“Sebelumnya, warga kerap terisolasi saat musim hujan karena sungai meluap. Sekarang akses jauh lebih aman dan cepat,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.
Letkol Inf Yoyok Suyitno menegaskan keberhasilan proyek ini tidak lepas dari gotong royong semua pihak.
“Alhamdulillah, pekerjaan bisa selesai tepat waktu. Masyarakat bekerja tanpa mengenal lelah, siang dan malam, panas maupun hujan, demi terwujudnya jembatan ini,” katanya.
Ia menyebut jembatan tersebut sebagai simbol kebersamaan dan kepedulian lintas sektor terhadap kebutuhan warga pedesaan.
Iqbal Taher mengapresiasi peran TNI, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat.
“Tanpa dukungan penuh Kodim 0707/Wonosobo, Pemda, serta warga sekitar, proyek ini tidak mungkin berhasil seperti sekarang,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya pemeliharaan.
“Jembatan ini aset bersama. Harus dirawat agar manfaatnya berkelanjutan dan bisa dinikmati generasi mendatang,” kata Iqbal.
Pembangunan Jembatan Gantung Garuda dinilai menjadi contoh konkret sinergi TNI AD, pemerintah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur pedesaan.
Dengan berfungsinya jembatan ini, akses ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan di dua kecamatan diharapkan semakin lancar.
“Inilah wujud pembangunan yang menghadirkan manfaat langsung bagi rakyat,” ujar Yoyok, menutup peninjauan.
(waw)

