Peluncuran Nuits de la Lecture 2026 Tegaskan Komitmen Prancis Dorong Literasi di Indonesia
GERBANGPATRIOT.COM, Jogja – Peluncuran Nuits de la lecture (Malam Membaca) 2026 menandai komitmen berkelanjutan jaringan kebudayaan Prancis di Indonesia dalam mempromosikan literasi sebagai kesenangan bersama.
Mengusung tema “Kota dan Desa”, kegiatan ini mengajak publik merenungkan hubungan manusia dengan ruang hidupnya melalui sastra, sekaligus memperluas imajinasi lintas budaya.
Margaux Nemmouchi, Direktris IFI Yogyakarta, menyampaikan bahwa sastra ditempatkan sebagai jantung pertukaran budaya.
“Acara ini merupakan wadah bagi para pecinta literasi yang ingin mengembangkan pengetahuan hingga ke sastra Eropa, khususnya Prancis,” tuturnya.
Ia menilai membaca adalah pintu masuk penting untuk membangun pemikiran kritis dan empati antarbudaya.
Di Yogyakarta, Malam Membaca juga berlangsung di ruang independen Buku Akik, Jalan Kaliurang. Buku “Indonésie lumières inouïes” karya Alexis Salatko menjadi bahan pembacaan dan diskusi.
Buku dwibahasa ini merekam lebih dari satu setengah abad hubungan intelektual Prancis–Indonesia.
“Lewat karya ini, Prancis dan Indonesia kembali berdialog atas dasar rasa ingin tahu dan cinta pada kebudayaan,” ujar salah satu pembaca, Putu Alit Panca.
Diskusi yang melibatkan Jean Pascal Elbaz, Arsita Iswardhani, dan Shohifur Ridho’i dari Garari Performance Institute menegaskan posisi sastra sebagai ruang perjumpaan gagasan.
IFI menilai kegiatan ini sejalan dengan program berkelanjutan seperti AYO BACA! dan peluncuran Choix Goncourt Indonesia.
“Kami yakin kerja sama di bidang buku sama pentingnya dengan kolaborasi lainnya,” pungkasnya.
Margaux, menegaskan literasi sebagai fondasi dialog dan persahabatan antarbangsa.
(waw)

