Ratusan Massa Gelar Aksi di Polda DIY, Gerbang Kantor Sempat Jebol

Selasa, 24 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM, Sleman – Aksi demonstrasi pecah di Mapolda DIY, Selasa (24/2) malam ini. Ratusan massa mendatangi kantor Polda DIY dengan berjalan kaki sejak pukul 18.00 WIB dari arah timur.
‎
Mereka kemudian memadati depan gerbang dan memblokade akses jalan utama. Situasi sempat memanas ketika massa mulai mendorong pembatas jalan di sisi barat.
‎
Pantauan di lokasi, massa berkumpul dan berorasi sebelum akhirnya mendorong water barrier hingga bergeser.
‎
Selain itu, massa yang terkonsentrasi di sisi timur memukul-mukul pagar besi. Tak berselang lama, pagar tersebut roboh setelah didobrak beramai-ramai.
‎
“Pembunuh, pembunuh, pembunuh,” teriak massa secara bersahutan.
‎
Tak hanya itu, massa juga mencoret pagar kantor polisi menggunakan cat semprot. Dari luar pagar, sejumlah benda dilemparkan ke dalam halaman Mapolda DIY.
‎
Aksi tersebut memicu ketegangan antara demonstran dan aparat yang sudah bersiaga. Hingga pukul 18.48 WIB, arus massa masih terus berdatangan dan memadati lokasi.
‎
Sementara itu, aparat kepolisian terlihat telah melakukan langkah antisipasi. Sejak siang, petugas memasang pagar kawat berduri di dalam halaman untuk memperkuat pengamanan.
‎
Barikade tambahan dipasang guna mencegah massa masuk lebih jauh ke area kantor. Petugas juga tampak berjaga dengan perlengkapan pengamanan lengkap.
‎
Aksi ini disebut sebagai bentuk protes atas kasus penganiayaan yang dilakukan oknum anggota Brimob Polda Maluku, yakni Bripda Mesias Siahaya.
‎
Ia dilaporkan menganiaya seorang siswa MTs berinisial AT (14) hingga meninggal dunia di Kota Tual.
‎
“Kami menuntut keadilan dan transparansi,” ujar salah satu orator.
‎
Diketahui, yang bersangkutan telah dipecat dari institusi Polri.

(waw)

Berita Terkait

Prabatar Digelar, Panglima TNI Tekankan Soliditas TNI-Polri Sejak Dini
Lima Lurah PAW Dilantik, Harda Minta Hapus Kubu
WJNC 2026 Genap Satu Dekade, Masuk 10 Top KEN dan Meriahkan Malioboro
Gelaran Nuswantoro Semarakkan Yogyakarta dengan Ragam Budaya Nusantara
Harda Gerakkan PUPKP Sleman Antisipasi Ancaman Banjir Musim Hujan
Aset UMKM Terancam Lelang, Komunitas Desak BRI Buka Solusi Keadilan
Teater Boneka Prancis Memukau Yogyakarta, Angkat Kisah Persahabatan Antarbudaya
Rektor UWM Tantang 176 Wisudawan Kuasai Teknologi dan Berani Berinovasi

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Prabatar Digelar, Panglima TNI Tekankan Soliditas TNI-Polri Sejak Dini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Lima Lurah PAW Dilantik, Harda Minta Hapus Kubu

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:02 WIB

WJNC 2026 Genap Satu Dekade, Masuk 10 Top KEN dan Meriahkan Malioboro

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Harda Gerakkan PUPKP Sleman Antisipasi Ancaman Banjir Musim Hujan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Aset UMKM Terancam Lelang, Komunitas Desak BRI Buka Solusi Keadilan

Berita Terbaru

Yogyakarta

Lima Lurah PAW Dilantik, Harda Minta Hapus Kubu

Kamis, 8 Okt 2026 - 16:26 WIB