Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi menegaskan, kondisi infrastruktur harus dipastikan dalam keadaan layak sebelum puncak arus mudik dan balik. Peningkatan volume kendaraan, menurut dia, tidak boleh dibarengi dengan risiko kecelakaan akibat jalan berlubang maupun permukaan aspal yang rusak.
“Kita tidak ingin ada korban hanya karena jalan berlubang atau rusak. Apalagi ini menjelang mudik, mobilitas kendaraan pasti meningkat,” ujarnya.
Ia menekankan, ruas jalan utama yang kerap dilintasi pemudik harus menjadi prioritas pembenahan. Selain faktor keselamatan, aspek kenyamanan perjalanan jarak jauh juga perlu diperhatikan agar arus lalu lintas tetap lancar.
Tak hanya jalur mudik, DPRD juga menyoroti kerusakan jalan di sejumlah titik yang semakin parah akibat curah hujan tinggi dalam beberapa waktu terakhir. Genangan air yang menutup lubang jalan dinilai berpotensi membahayakan, terutama bagi pengendara sepeda motor.
“Banyak jalan rusak karena curah hujan tinggi. Kalau dibiarkan, ini bisa membahayakan. Jangan sampai ada warga terjatuh atau mengalami kecelakaan fatal,” kata Sardi.
Menurut dia, perhatian pemerintah daerah tidak boleh terfokus semata pada jalur protokol atau jalur mudik. Jalan lingkungan dan ruas non-mudik yang setiap hari digunakan masyarakat juga harus segera diperbaiki. Keselamatan warga, tegasnya, merupakan prioritas sepanjang waktu, bukan hanya menjelang Lebaran.
Selain percepatan tambal sulam dan pengaspalan ulang, DPRD mendorong peningkatan penerangan jalan umum di titik-titik rawan serta pembenahan sistem drainase untuk mencegah genangan. Upaya ini dinilai penting guna mengantisipasi kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas selama periode mudik.
DPRD berharap seluruh proses perbaikan infrastruktur dapat dirampungkan sebelum arus mudik dimulai, sehingga pemudik yang melintasi Kota Bekasi tidak menghadapi hambatan berarti dalam perjalanan menuju kampung halaman. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, arus lalu lintas diharapkan berjalan aman dan lancar sepanjang periode mudik dan balik Lebaran 2026. (Adv/Setwan)