Ngabuburead ke-12 Rumah Baca Pintar Hadirkan Ramadan Penuh Literasi bagi Anak-anak Pekalongan

GERBANGPATRIOT.COM, PEKALONGAN – Suasana Ramadan 1447 H di Rumah Baca Pintar kembali dipenuhi semangat belajar dan keceriaan anak-anak melalui kegiatan Ngabuburead yang tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-12. Program yang memadukan literasi, permainan edukatif, tadarus Al-Qur’an, dan kajian keislaman tersebut diikuti puluhan peserta dari berbagai jenjang usia.

Ngabuburead merupakan tradisi Ramadan yang telah digelar sejak 2010 oleh Rumah Baca Pintar. Kegiatan ini menjadi ruang alternatif bagi anak-anak dan remaja untuk mengisi waktu menjelang berbuka puasa dengan aktivitas yang bermanfaat.

Sempat terhenti selama masa pandemi COVID-19 dan beberapa waktu setelahnya, kegiatan ini kembali dihidupkan dua tahun terakhir. Kini Ngabuburead kembali berjalan secara rutin dan terus menarik minat masyarakat.

Pada Ramadan tahun ini, Ngabuburead berlangsung selama dua minggu berturut-turut, dimulai sejak hari ketiga Ramadan hingga akhir pekan. Sebanyak 70 peserta terlibat dalam kegiatan yang dibagi dalam beberapa kelompok usia, mulai dari anak TK–SD hingga remaja.

Kegiatan tersebut didampingi oleh 15 relawan yang secara aktif membimbing para peserta dalam berbagai aktivitas. Selain membaca bersama, peserta juga mengikuti permainan literasi, diskusi ringan, tadarus Al-Qur’an, serta kajian keislaman yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan.

Ketua penyelenggara, Nur Fina Solawati, mengatakan bahwa Ngabuburead dirancang tidak sekadar menjadi kegiatan menunggu waktu berbuka puasa, tetapi juga sebagai sarana menanamkan budaya membaca dan nilai-nilai keislaman sejak dini.
“Anak-anak diajak mengisi waktu Ramadan dengan kegiatan yang positif. Mereka belajar membaca, berdiskusi, bermain secara edukatif, sekaligus memperdalam pemahaman keislaman,” kata Nur Fina.

Pada penyelenggaraan tahun ini, kegiatan Ngabuburead mendapat dukungan dari Amanah Zakat, lembaga amil zakat yang berkantor pusat di Depok, Jawa Barat. Lembaga tersebut memiliki berbagai program sosial yang berfokus pada literasi, santunan bagi dai dan santri, serta inisiatif kepedulian terhadap lingkungan.

Dukungan tersebut diberikan melalui program Green Ramadan, sebuah inisiatif yang menggabungkan semangat Ramadan dengan kegiatan sosial dan kepedulian lingkungan.

Amanah Zakat sendiri menjalankan program-program pemberdayaan masyarakat dengan dukungan dari Askrindo dan Asyki. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat berbagai kegiatan sosial, termasuk gerakan literasi berbasis komunitas.

Penyelenggara berharap kegiatan Ngabuburead dapat terus dilaksanakan setiap tahun dan menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk menghadirkan kegiatan Ramadan yang edukatif dan berdampak positif bagi generasi muda.
“Ramadan adalah waktu yang tepat untuk menanamkan kebiasaan baik, termasuk membaca dan belajar. Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi ruang tumbuh bagi anak-anak untuk mencintai ilmu sejak dini,” ujar Nur Fina.

Dengan antusiasme peserta yang tinggi serta dukungan berbagai pihak, Ngabuburead Rumah Baca Pintar diharapkan terus menjadi bagian dari gerakan literasi masyarakat yang memberi manfaat luas bagi anak-anak dan remaja di Pekalongan.(*)