UMY Perkuat Kemandirian Pangan Lokal melalui Inovasi Akuaponik Berbasis Lingkungan

Minggu, 5 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim pengabdian masyarakat UMY dan UNAD dalam seminar edukasi sekaligus penyerahan bantuan akuaponik di Masjid Al Ittihad, Sleman. (Dok UMY)

Tim pengabdian masyarakat UMY dan UNAD dalam seminar edukasi sekaligus penyerahan bantuan akuaponik di Masjid Al Ittihad, Sleman. (Dok UMY)

GERBANGPATRIOT.COM, Sleman — Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) memperkuat komitmen pengembangan kemandirian pangan lokal melalui program inovasi berbasis lingkungan. Pada Minggu (5/4/2026), tim pengabdian masyarakat UMY berkolaborasi dengan Universitas Ahmad Dahlan menggelar seminar edukasi sekaligus penyerahan bantuan akuaponik di Masjid Al Ittihad, Sleman.

Program bertajuk “Model Inovasi Hijau Budikdamber” ini dipimpin dosen Fakultas Pertanian UMY, Lestari Rahayu. Kegiatan tidak hanya berfokus pada edukasi, tetapi juga implementasi langsung teknologi sederhana yang dapat diterapkan masyarakat.

Salah satu terobosan utama dalam program ini adalah pemanfaatan limbah air wudhu. Setiap jamaah masjid rata-rata menghasilkan 10–15 liter air wudhu per hari. Melalui sistem sirkulasi akuaponik, air tersebut diolah menjadi sumber nutrisi bagi tanaman sekaligus media budidaya ikan.

Program ini menyasar marbot, remaja masjid, serta warga Padukuhan Karangwuni dan Kocoran Baru. Dalam pelaksanaannya, tim menghadirkan Muhammad Farhan, praktisi sekaligus alumni Agribisnis UMY, yang membagikan teknik budidaya ikan dan sayuran di lahan terbatas.

Kolaborasi juga melibatkan sektor industri. Perwakilan General Affair Warung Spesial Sambal, Bagas Adhiputro, turut hadir dan membuka peluang kerja sama dalam pengembangan efisiensi bahan pangan.

Menurut Bagas, pihaknya tengah mengembangkan program “Kebun Produktif” sebagai bagian dari upaya keberlanjutan usaha. “Meskipun budidaya ikan sempat mengalami kendala, kami tetap optimistis dengan fokus awal pada tanaman,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, tim dosen UMY menyerahkan kit akuaponik secara simbolis kepada takmir Masjid Al Ittihad dan perwakilan Warung SS. Bantuan ini diharapkan mempercepat operasional sistem pemanfaatan air wudhu di lingkungan masjid.

Tak hanya itu, masyarakat juga diberi kesempatan untuk mengadopsi teknologi serupa di tingkat rumah tangga. Warga yang berminat dapat mengajukan permohonan kit akuaponik kepada tim pengabdian, sehingga inovasi ini dapat berkembang lebih luas sebagai solusi pangan berkelanjutan berbasis komunitas. (aga/ihd)

Berita Terkait

Prabatar Digelar, Panglima TNI Tekankan Soliditas TNI-Polri Sejak Dini
Lima Lurah PAW Dilantik, Harda Minta Hapus Kubu
WJNC 2026 Genap Satu Dekade, Masuk 10 Top KEN dan Meriahkan Malioboro
Gelaran Nuswantoro Semarakkan Yogyakarta dengan Ragam Budaya Nusantara
Harda Gerakkan PUPKP Sleman Antisipasi Ancaman Banjir Musim Hujan
Aset UMKM Terancam Lelang, Komunitas Desak BRI Buka Solusi Keadilan
Teater Boneka Prancis Memukau Yogyakarta, Angkat Kisah Persahabatan Antarbudaya
Rektor UWM Tantang 176 Wisudawan Kuasai Teknologi dan Berani Berinovasi

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Prabatar Digelar, Panglima TNI Tekankan Soliditas TNI-Polri Sejak Dini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Lima Lurah PAW Dilantik, Harda Minta Hapus Kubu

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:02 WIB

WJNC 2026 Genap Satu Dekade, Masuk 10 Top KEN dan Meriahkan Malioboro

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Harda Gerakkan PUPKP Sleman Antisipasi Ancaman Banjir Musim Hujan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Aset UMKM Terancam Lelang, Komunitas Desak BRI Buka Solusi Keadilan

Berita Terbaru

Yogyakarta

Lima Lurah PAW Dilantik, Harda Minta Hapus Kubu

Kamis, 8 Okt 2026 - 16:26 WIB