Pemkot Yogyakarta Terapkan WFH Setiap Jumat bagi ASN Tertentu
GERBANGPATRIOT.COM, Jogja – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta memastikan akan menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat sesuai dengan Surat Edaran Kemendagri Nomor 800.1.5/3349/SJ.
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menegaskan bahwa kebijakan ini tetap disertai pembatasan bagi sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) tertentu.
“Tidak semua ASN bisa WFH, ada yang tetap harus masuk seperti biasa,” ujar Hasto, Jumat (3/4/2026).
Hasto menjelaskan, ASN yang menduduki jabatan eselon II dan eselon III tidak diperkenankan menjalankan WFH. Selain itu, pegawai yang bersinggungan
langsung dengan pelayanan masyarakat juga diwajibkan tetap bekerja di kantor.
“Sektor pelayanan itu tidak melakukan WFH. Kemudian eselon II, eselon III ke atas masih masuk seperti biasa,” tegasnya.
“Hanya yang di bawahnya yang boleh WFH,” imbuh Hasto.
Selain kebijakan WFH, Pemkot Yogyakarta juga menggulirkan langkah efisiensi anggaran melalui pembatasan bahan bakar minyak (BBM) kendaraan dinas.
Program plafonisasi diterapkan dengan batas maksimal 5 liter per hari untuk mobil dinas dan 1 liter per hari untuk sepeda motor.
“Sudah saya perintahkan dibuat surat edaran, mobil kita beri 5 liter per hari, motor 1 liter per hari untuk empat hari,” jelasnya.
Melalui kebijakan ini, Hasto menargetkan penghematan anggaran BBM hingga 40 persen, dari semula Rp 10,7 miliar menjadi sekitar Rp 6 miliar.
Tak hanya itu, Pemkot juga akan menginventarisasi kendaraan dinas yang sudah tua untuk dilelang.
“Mobil-mobil tua itu lebih baik dilelang karena boros dan mudah rusak. Ini bagian dari upaya efisiensi yang serius,” pungkasnya. (waw)

