Pemkab Sleman Buka Pelatihan Drone, Sasar Pencari Kerja hingga Warga Rentan

‎GERBANGPATRIOT.COM, SLEMAN – Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) resmi membuka program “Pelatihan Kerja Berdasarkan Kompetensi” yang berfokus pada pengoperasian pesawat tanpa awak atau drone.

‎Kegiatan ini digelar pada Senin (6/4/2026) di LPK Pusat Pelatihan Drone Indonesia sebagai langkah konkret meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

‎Program ini menjadi kolaborasi strategis antara Pemkab Sleman dan LPK Pusat Pelatihan Drone Indonesia (PPDI). Pelatihan dirancang untuk menjawab kebutuhan industri modern yang semakin bergantung pada teknologi digital.

‎“Ini adalah upaya nyata agar masyarakat Sleman tidak tertinggal dalam perkembangan teknologi,” ujar salah satu perwakilan penyelenggara.

‎Kepala LPK PPDI, Franko Nero, S.P., mengungkapkan bahwa pelatihan ini diikuti oleh 16 peserta yang berasal dari kelompok pencari kerja, termasuk warga miskin dan rentan miskin.

‎“Kami ingin memberikan kesempatan yang sama bagi mereka untuk memiliki keterampilan unggulan,” katanya.

‎Menurut Franko, peserta tidak hanya diajarkan keterampilan teknis menerbangkan drone, tetapi juga dibekali kemampuan mengolah data menjadi konten profesional berbasis Artificial Intelligence (AI).

‎“Peserta akan belajar bagaimana teknologi drone dan AI bisa dikombinasikan menjadi produk bernilai ekonomi tinggi,” jelasnya.

‎Pelatihan ini berlangsung selama 12 hari dengan total 100 Jam Pelajaran (JPL).

‎Materi yang diberikan mencakup teknik dasar hingga lanjutan drone, pembuatan konten berbasis AI menggunakan Canva dan CapCut, serta strategi digital marketing.

‎“Kurikulum kami susun agar peserta siap langsung terjun ke dunia kerja maupun membuka usaha sendiri,” tambah Franko.

‎Ia berharap lulusan pelatihan mampu mengisi berbagai peluang kerja seperti pilot drone di sektor pariwisata, pertambangan, hingga properti, serta menjadi pekerja jarak jauh di bidang kreatif digital.

‎“Kami tekankan disiplin dan semangat. Setelah lulus, mereka harus siap bersaing dan mandiri,” pungkasnya.

‎Acara pembukaan ini juga dihadiri Siti Nurjanah Kusumaningsih yang secara resmi membuka kegiatan pelatihan tersebut. (andriyani)