18 Dosen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Dampingi PRM Bangunjiwo Barat, Perkuat Koperasi sebagai Motor Ekonomi Warga
GERBANGPATRIOT.COM, Bantul – Sebanyak 18 dosen dari berbagai disiplin ilmu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menggelar kegiatan pendampingan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di Masjid Al Yakin, Ngentak, Kalurahan Bangunjiwo, Bantul, Senin (6/4/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh para pengurus Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Bangunjiwo Barat, dengan fokus pada penguatan kapasitas kelembagaan koperasi sebagai instrumen kemandirian ekonomi masyarakat.
Sebanyak 18 dosen yang terlibat antara lain King Faisal Sulaiman, Sri Rejeki Murtiningsih, Sakir Ridho Wijaya, Ali Maksum, Arie Kusuma Paksi, Hafiez Sofyani, M. Bahrul Ilmi, Sadam Fajar Shodiq, Mohamad Muhajir, Rafyoga Jehan Pratama Irsadanar, Syahruramdhani, Sutrisno, Susilo Nur Aji Cokro Darsono, Endro Dwi Hatmanto, Nurwahyu Alamsyah, Ahmad Zaki, Cahyo Setiadi Ramadhan, serta Zuhud Rozaki.
Selain diisi oleh para akademisi, workshop ini juga menghadirkan Noor Rakhman, seorang konsultan bisnis retail, yang memberikan materi praktis terkait strategi pengembangan usaha berbasis pasar dan kebutuhan konsumen.
Workshop ini memberikan penguatan pada aspek dasar dan fondasional koperasi, mulai dari legalitas pendirian, prinsip koperasi syariah, tata kelola organisasi, penguatan kelembagaan, hingga pengelolaan keuangan koperasi.
Selain itu, peserta juga dibekali strategi pengembangan usaha koperasi yang kontekstual dengan kebutuhan masyarakat, khususnya pada sektor usaha sembako dan air isi ulang.
Materi mencakup pengembangan bisnis, promosi, digital marketing, pelayanan pelanggan, penguatan brand, sertifikasi halal, hingga dukungan infrastruktur usaha berkelanjutan.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perindustrian Bantul, Praptanugraha, menekankan bahwa tantangan terbesar dalam koperasi bukan pada pendirian, melainkan pengelolaannya.
“Mendirikan koperasi itu relatif mudah, tetapi yang paling sulit adalah menjalankannya. Kuncinya ada pada kesiapan sumber daya manusia yang mampu mengelola koperasi secara baik dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Pengabdian Masyarakat dari UMY Endro Dwi Hatmanto, menyambut baik kegiatan ini. Ia menilai workshop tersebut sangat membantu pengurus dalam memahami aspek legalitas dan tata kelola koperasi.
“Workshop dari UMY sangat baik dalam memberikan pengetahuan tentang aspek legalitas dan tata kelola. Harapannya, para pengurus mampu mengelola koperasi sebagai bagian dari strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat, sehingga koperasi bisa menjadi solusi kemandirian ekonomi,” ungkapnya.
Para peserta pun memberikan apresiasi positif terhadap kegiatan ini. Salah satunya bapak Sumaryono, Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Bangunjiwo Barat, dirinya mengaku memperoleh wawasan baru terkait pengelolaan koperasi yang lebih profesional dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran koperasi sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput. (waw)

