2.570 Lampion Hiasi Langit Candi Borobudur pada Puncak Perayaan Waisak 2570 BE

Senin, 1 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM, MAGELANG – Langit malam di kawasan Candi Borobudur kembali dihiasi lautan cahaya dalam puncak perayaan Tri Suci Waisak 2570 BE/2026, Minggu (31/5/2026) malam.
‎
Sebanyak 2.570 lampion diterbangkan secara serentak oleh ribuan umat Buddha dan masyarakat yang memadati kawasan Borobudur.
‎
Momen sakral tersebut menghadirkan pemandangan memukau saat ribuan titik cahaya perlahan naik ke angkasa, berpadu dengan kemegahan Candi Borobudur yang berdiri kokoh di bawah langit malam.
‎
Sejak sore hari, kawasan Marga Utama Borobudur telah dipenuhi peserta dari berbagai daerah.
‎
Mereka datang untuk mengikuti sekaligus menyaksikan prosesi pelepasan lampion yang menjadi salah satu agenda paling dinantikan dalam rangkaian Waisak.
‎
Suasana yang semula ramai berubah menjadi hening ketika doa, meditasi, dan perenungan bersama dipimpin para Bhikkhu Sangha.
‎
“Melalui meditasi dan perenungan, umat diajak menumbuhkan kasih sayang, kedamaian, dan kebijaksanaan dalam kehidupan,” demikian pesan yang disampaikan dalam prosesi tersebut.
‎
Kesakralan acara semakin terasa ketika Api Dharma yang dibawa dari Mrapen, Grobogan, digunakan untuk menyalakan lilin para peserta.
‎
Nyala api yang melambangkan penerangan dan kebijaksanaan itu kemudian menjadi sumber cahaya bagi ribuan lampion.
‎
Satu per satu peserta memegang lampion sambil memanjatkan doa dan harapan terbaik bagi diri sendiri, keluarga, bangsa, hingga dunia.
‎
Saat aba-aba pelepasan diberikan, ribuan lampion serentak terbang perlahan ke langit malam Borobudur.
‎
Sorak kagum dan tepuk tangan pecah dari para pengunjung yang menyaksikan hamparan cahaya keemasan membentuk pemandangan luar biasa.
‎
Banyak peserta mengabadikan momen tersebut dengan kamera, sementara yang lain memilih menikmati keindahannya secara langsung.
‎
“Pemandangan ini sangat indah dan mengharukan. Rasanya seperti melihat harapan terbang bersama cahaya,” ungkap sejumlah peserta yang hadir.
‎
Salah satu peserta asal Jakarta, Riani, mengaku terharu saat melihat lampion yang diterbangkannya perlahan menjauh ke langit.
‎
Ia mengatakan telah menuliskan harapan pribadinya sebelum lampion dilepas.
‎
“Ini pertama kali saya mengikuti pelepasan lampion di Borobudur. Saya merasa bahagia sekaligus terharu. Bagi saya, lampion ini menjadi simbol harapan dan keyakinan untuk terus melangkah ke depan,” ujarnya.
‎
Ketua Lentera Perdamaian Waisak 2026, Fatmawati, menegaskan bahwa lampion bukan sekadar atraksi visual.
‎
“Lampion melambangkan cahaya kehidupan, penerangan batin, kedamaian, ketenangan, dan kebahagiaan. Semua itu berawal dari proses menemukan kedamaian dalam diri sendiri,” katanya.
‎
Ia menambahkan, ketika seseorang mampu menemukan cahaya dalam dirinya, maka ia akan mampu menyebarkan kebaikan kepada lingkungan, bangsa, bahkan dunia.
‎
Fatmawati juga menjelaskan seluruh lampion dibuat dari bahan ramah lingkungan yang mudah terurai serta digunakan oleh empat orang sebagai simbol persatuan dan kebersamaan.
‎
Sementara itu, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menyebut pelepasan lampion di Borobudur sebagai simbol harapan yang menyatukan banyak orang tanpa memandang latar belakang.
‎
“Setiap cahaya yang terbang ke langit membawa pesan agar manusia terus membuka hati, menyebarkan kebaikan, dan menjadi cahaya bagi sesama,” ujarnya.
‎
Ketika lampion terakhir menghilang di cakrawala malam Borobudur, yang tertinggal bukan hanya panorama indah, melainkan juga harapan baru dan keyakinan bahwa sekecil apa pun cahaya yang dimiliki seseorang, tetap mampu menerangi sekelilingnya.(Waw)

Berita Terkait

Peringati 91 Tahun W.S. Rendra, Konser Kolaborasi Digelar di Solo
GANIDAR Gelar Aksi Sosial melalui Penyaluran Air Bersih dan Penanaman Pohon
Polres Wonogiri Gelar Operasi Patuh Candi 2026, Pelanggaran Pemicu Kecelakaan
Safari Jum’at di Ngadirojo, Kapolres Wonogiri Ajak Warga Jaga Kerukunan Jelang Pilkades
HUT Humas Polri Ke-75, Kapolres Wonogiri Salurkan Air Bersih untuk Warga Bendokerep
Garda Depan Komunikasi Kebencanaan, RAPI DIY Pertajam Strategi Pengabdian 5 Tahun
Jabat Kapolres Wonogiri, AKBP Deni Septiawan Gelar Salat Subuh Keliling dan Bersilaturahmi Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas
Gelar Tradisi Satuan, Kodim 0707/Wonosobo Apresiasi Dedikasi Sertu Anton dan Sertu Martinus

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Peringati 91 Tahun W.S. Rendra, Konser Kolaborasi Digelar di Solo

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:02 WIB

GANIDAR Gelar Aksi Sosial melalui Penyaluran Air Bersih dan Penanaman Pohon

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Polres Wonogiri Gelar Operasi Patuh Candi 2026, Pelanggaran Pemicu Kecelakaan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Safari Jum’at di Ngadirojo, Kapolres Wonogiri Ajak Warga Jaga Kerukunan Jelang Pilkades

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:56 WIB

HUT Humas Polri Ke-75, Kapolres Wonogiri Salurkan Air Bersih untuk Warga Bendokerep

Berita Terbaru