Sugiat Santoso Ajak Petani Tingkatkan Kapasitas dan Daya Saing pada Diklat Tani Merdeka Indonesia Angkatan IV Sumut–Aceh

Selasa, 28 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM, Medan Senin 27 Juli 2027 – Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Dr. H. Sugiat Santoso, S.E., M.SP, mengajak para petani untuk terus meningkatkan kapasitas, kemandirian, dan daya saing sebagai langkah strategis dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Ajakan tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Tani Merdeka Indonesia Angkatan IV untuk wilayah Sumatera Utara dan Aceh, yang digelar di BPSDM Medan.

Kegiatan yang diselenggarakan Dewan Pengurus Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia (TMI) ini diikuti oleh para petani, penyuluh pertanian, serta berbagai pemangku kepentingan di sektor pertanian. Diklat tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia pertanian guna mendukung program swasembada pangan nasional sesuai dengan program Astacita bapak presiden kita prabowo Subianto tentang pertanian

Dalam pemaparannya yang mengusung tema “Peningkatan Kapasitas, Kemandirian, serta Daya Saing Para Petani Demi Terwujudnya Ketahanan Pangan yang Kuat”, Sugiat Santoso menegaskan bahwa petani merupakan pilar utama dalam menjaga ketersediaan pangan bangsa.

“Ketahanan pangan tidak akan tercapai tanpa petani yang kuat. Karena itu, peningkatan kapasitas, kemandirian, dan daya saing petani harus menjadi perhatian bersama agar kesejahteraan petani ikut meningkat,” ujar Sugiat.

Ia menjelaskan, sektor pertanian saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari perubahan iklim, perkembangan teknologi, hingga dinamika pasar global. Oleh sebab itu, petani dituntut memiliki kemampuan yang lebih baik dalam mengelola usaha tani, memanfaatkan inovasi teknologi, serta meningkatkan produktivitas dan nilai tambah hasil pertanian.

Menurut Sugiat Santoso, keberhasilan mewujudkan ketahanan pangan nasional juga membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, organisasi petani, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diyakini mampu mempercepat lahirnya sektor pertanian yang modern, produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Dalam materi yang dipaparkannya, terdapat lima pilar utama yang menjadi fokus penguatan sektor pertanian, yakni kapasitas petani unggul, kemandirian petani berdaya, peningkatan daya saing petani, ketahanan pangan yang kuat, serta kolaborasi untuk kemajuan.

Sugiat berharap melalui Diklat Tani Merdeka Indonesia Angkatan IV ini, para petani tidak hanya mampu meningkatkan hasil produksi, tetapi juga mampu mengembangkan inovasi, memanfaatkan teknologi pertanian, memperkuat kelembagaan petani, serta menciptakan produk yang memiliki daya saing tinggi di pasar nasional maupun internasional.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias. Para peserta aktif berdiskusi dan bertukar pengalaman mengenai berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan. Diklat ini diharapkan menjadi wadah peningkatan pengetahuan, motivasi, serta strategi bagi petani dalam memperkuat sektor pertanian demi mewujudkan ketahanan pangan Indonesia yang tangguh.

Penyelenggaraan Diklat Tani Merdeka Indonesia Angkatan IV sekaligus menjadi bukti komitmen Tani Merdeka Indonesia bersama berbagai pemangku kepentingan dalam membangun pertanian Indonesia yang maju, mandiri, dan modern, sejalan dengan visi pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional.(Red)

Berita Terkait

Sultan Deli XIV Dukung Recyclogoods, Sampah Plastik Diolah Jadi Produk Bernilai
DPRD Dorong Kinerja Bank Sumut Hingga IPO, Dana Daerah Harus Berputar Untuk PAD dan Deviden
Dedy Key Tegaskan Massa Rencana Aksi Bukan Bagian FKPPI: Jangan Catut Nama Organisasi
Buntut Kisruh KPID Sumut 2026-2029, Lima Calon Tolak Hasil Pemilihan
Tragis! Tak Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan, Pekerja MBG SPPG Langkat Malah Disomasi Rumah Sakit Pasca-Kecelakaan kerja
Gus Irawan Jadi Ketua HKTI Sumut 2026 – 2031: Ajak Kader Jadi Fasilitator Petani Dengan Pemerintah
Sugiat Minta Kader Gerindra Sumut di Eksekutif dan Legislatif Jadi ‘Jubir’ Prabowo
Dr Sugiat Santoso : Pembusukan Politik Harus Dihambat Karena Dapat Merusak Pondasi Demokrasi

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 11:19 WIB

Sultan Deli XIV Dukung Recyclogoods, Sampah Plastik Diolah Jadi Produk Bernilai

Selasa, 22 September 2026 - 15:20 WIB

DPRD Dorong Kinerja Bank Sumut Hingga IPO, Dana Daerah Harus Berputar Untuk PAD dan Deviden

Jumat, 18 September 2026 - 12:34 WIB

Dedy Key Tegaskan Massa Rencana Aksi Bukan Bagian FKPPI: Jangan Catut Nama Organisasi

Jumat, 18 September 2026 - 10:16 WIB

Buntut Kisruh KPID Sumut 2026-2029, Lima Calon Tolak Hasil Pemilihan

Kamis, 10 September 2026 - 16:11 WIB

Tragis! Tak Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan, Pekerja MBG SPPG Langkat Malah Disomasi Rumah Sakit Pasca-Kecelakaan kerja

Berita Terbaru