Karang Taruna Kota Yogyakarta Periode 2026-2031 Dikukuhkan, Fokus Perkuat Peran Pemuda

Minggu, 6 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM, YOGYAKARTA – Pengurus Karang Taruna Kota Yogyakarta periode 2026-2031 resmi dikukuhkan di Graha Pandawa, Balai Kota Yogyakarta, Minggu (6/9/2026). Kepengurusan baru tersebut membawa misi memperkuat peran pemuda agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan Kota Yogyakarta.

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta Budi Santosa Asrori. Kepengurusan Karang Taruna Kota Yogyakarta periode 2026-2031 dipimpin Yuliantono sebagai ketua dengan total 53 pengurus yang merupakan perwakilan dari 14 kemantren.

Yuliantono mengatakan, kepengurusan baru ingin menjadikan Karang Taruna bukan sekadar organisasi kepemudaan, tetapi wadah yang mampu menghadirkan kontribusi konkret bagi masyarakat.

“Kami ingin selanjutnya Karang Taruna dapat berdampak nyata bagi Kota Yogyakarta,” kata Yuliantono.

Menurut dia, sejumlah persiapan telah dilakukan sebelum pengukuhan, salah satunya membangun komunikasi dengan berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta.

Karang Taruna juga akan memperkuat kelembagaan hingga tingkat wilayah, yakni di 14 kemantren dan 45 kelurahan. Penguatan organisasi tersebut dinilai penting agar program kepemudaan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita merangkul para pemuda di 45 kelurahan dan 14 kemantren yang ada,” ujarnya.

Yuliantono berharap dukungan terhadap Karang Taruna juga dapat diperkuat, termasuk dari sisi anggaran di tingkat kemantren dan kelurahan. Dukungan tersebut dinilai diperlukan agar berbagai kegiatan kepemudaan dapat berjalan secara lebih optimal.

Dalam rapat kerja setelah pengukuhan, Karang Taruna Kota Yogyakarta akan membahas sejumlah program yang terbagi dalam enam bidang.

Keenam bidang tersebut meliputi organisasi, kaderisasi dan keanggotaan; kesehatan dan sosial; kerelawanan dan lingkungan hidup; media; pemuda, olahraga, UMKM dan pariwisata; serta seni budaya dan keistimewaan.

Seluruh bidang tersebut akan diarahkan untuk memperkuat kontribusi pemuda dalam pembangunan Kota Yogyakarta.

“Kami lahir di Yogyakarta, kami hidup di Yogyakarta, kami bertumbuh di Yogyakarta, maka kami akan lakukan yang terbaik untuk Kota Yogyakarta yang kita cintai,” kata Yuliantono.

Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta Budi Santosa Asrori mengapresiasi semangat kepengurusan baru Karang Taruna Kota Yogyakarta.

Ia berharap rapat kerja yang digelar setelah pengukuhan mampu menghasilkan program yang tidak hanya aktif secara organisasi, tetapi juga meningkatkan kualitas dan kemandirian pemuda.

“Mudah-mudahan raker nanti memberikan angin segar bagi perkembangan dan peningkatan kualitas pemuda yang ada di Kota Yogyakarta,” ujar Budi.

Budi juga mendorong Karang Taruna mengambil peran lebih besar dalam mendukung kebijakan dan program Pemerintah Kota Yogyakarta, khususnya yang berkaitan dengan kepemudaan dan pembangunan masyarakat.

Menurutnya, terdapat sejumlah persoalan yang dapat menjadi ruang kontribusi pemuda, mulai dari kebersihan, pengelolaan sampah, peningkatan kualitas generasi muda, hingga pengembangan kewirausahaan.

“Program-program kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan pemuda diharapkan Karang Taruna nanti lebih banyak berperan. Misalnya bagaimana meningkatkan kebersihan, pengelolaan sampah, kemudian menyiapkan generasi yang berkualitas dan mandiri,” katanya.

Selain menjadi mitra pemerintah, Budi menekankan pentingnya sikap kritis dari kalangan pemuda. Karang Taruna diharapkan dapat ikut mengawal kebijakan pemerintah sekaligus memberikan kontrol secara konstruktif.

“Generasi mandiri itu melalui wirausaha pemuda dan sebagainya. Dan pemuda harus tetap kritis sebagai kontrol terhadap kebijakan pemerintah,” pungkasnya. (Aga)

Berita Terkait

Prabatar Digelar, Panglima TNI Tekankan Soliditas TNI-Polri Sejak Dini
Lima Lurah PAW Dilantik, Harda Minta Hapus Kubu
WJNC 2026 Genap Satu Dekade, Masuk 10 Top KEN dan Meriahkan Malioboro
Gelaran Nuswantoro Semarakkan Yogyakarta dengan Ragam Budaya Nusantara
Harda Gerakkan PUPKP Sleman Antisipasi Ancaman Banjir Musim Hujan
Aset UMKM Terancam Lelang, Komunitas Desak BRI Buka Solusi Keadilan
Teater Boneka Prancis Memukau Yogyakarta, Angkat Kisah Persahabatan Antarbudaya
Rektor UWM Tantang 176 Wisudawan Kuasai Teknologi dan Berani Berinovasi

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Prabatar Digelar, Panglima TNI Tekankan Soliditas TNI-Polri Sejak Dini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Lima Lurah PAW Dilantik, Harda Minta Hapus Kubu

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:02 WIB

WJNC 2026 Genap Satu Dekade, Masuk 10 Top KEN dan Meriahkan Malioboro

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Harda Gerakkan PUPKP Sleman Antisipasi Ancaman Banjir Musim Hujan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Aset UMKM Terancam Lelang, Komunitas Desak BRI Buka Solusi Keadilan

Berita Terbaru

Yogyakarta

Lima Lurah PAW Dilantik, Harda Minta Hapus Kubu

Kamis, 8 Okt 2026 - 16:26 WIB