Kemnaker Mulai MagangHub Batch 2, Sebanyak 40.962 Peserta Siap Mengikuti Pemagangan

Kamis, 24 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para peserta dan tamu undangan menghadiri Kick Off Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi (MagangHub) Batch 2 Angkatan II yang digelar Kemnaker di Jakarta, Rabu (23/9/2026).

Para peserta dan tamu undangan menghadiri Kick Off Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi (MagangHub) Batch 2 Angkatan II yang digelar Kemnaker di Jakarta, Rabu (23/9/2026).

GERBANGPATRIOT.COM, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memulai Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Batch 2 Angkatan II. Sebanyak 40.962 peserta yang dinyatakan lolos seleksi akan mulai mengikuti program ini selama 6 bulan ke depan. Mereka akan mengikuti pemagangan untuk mendapatkan keterampilan soft skill dan pengalaman kerja profesional di kementerian, lembaga, maupun sektor industri.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan, program ini merupakan direktif langsung dari Presiden Prabowo Subianto yang dirancang untuk memperkuat transisi lulusan perguruan tinggi menuju dunia kerja. Melalui pemagangan ini, para talenta muda mendapatkan kesempatan belajar secara langsung di lapangan.

“Program Pemagangan Nasional ini hadir untuk memberikan kesempatan bagi anak-anak bangsa untuk belajar, menambah pengalaman, skill, kompetensi, dan portofolio. Inilah salah satu upaya pemerintah untuk menyiapkan talenta-talenta unggul di masa yang akan datang,” ujar Menaker dalam Kick Off Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi Batch 2 Angkatan II di Gedung Vokasi Kemnaker, Jakarta, Rabu (23/9/2026).

Menaker mengatakan, pelaksanaan program ini melibatkan kolaborasi lintas kementerian dan lembaga, termasuk Mahkamah Konstitusi, Sekretariat Jenderal DPR RI, Kemenko Perekonomian, dan Sekretariat Kabinet RI. Ia pun menekankan bahwa program pemagangan ini murni berfokus pada pengembangan kualitas sumber daya manusia dan tidak dirancang untuk menggantikan posisi pekerja reguler di perusahaan. Untuk itu, Kemnaker menerapkan aturan dan pengawasan ketat terkait hak serta beban kerja peserta magang.

“Pemagangan ini skemanya adalah peningkatan kompetensi, bukan untuk menggantikan pekerja yang ada. Pengawasannya ketat, peserta magang tidak boleh dibebani jam kerja berlebih, tidak boleh bekerja pada shift malam, dan seluruh tugas yang diberikan harus sesuai dengan koridor pembelajaran,” tegas Yassierli.

Selain penegasan mengenai aturan dan pelindungan peserta, Menaker juga menggarisbawahi komitmen inklusivitas dalam pelaksanaan pemagangan nasional kali ini. Pada Batch 2 Angkatan II ini, tercatat sebanyak 15 (lima belas) peserta penyandang disabilitas turut dinyatakan lolos seleksi dan siap mengasah keterampilan profesional di instansi maupun perusahaan mitra.

Dengan bertambahnya peserta pada gelombang ini, total akumulasi peserta pemagangan telah mencapai 87.122 orang, gabungan dari 46.160 peserta pada Batch 1 dan 40.962 peserta pada Batch 2. Pemerintah sendiri menyediakan kuota sebanyak 150.000 peserta MagangHub Angkatan II, yang ditargetkan akan terpenuhi pada Batch 3 yang direncanakan meluncur pada awal November mendatang setelah melalui tahapan evaluasi.

Menghadapi besarnya persaingan di pasar kerja, Menaker menekankan bagi para peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai wadah belajar, pengembangan diri, serta portofolio untuk memasuki dunia kerja.

“Formula sukses magang itu adalah learn, belajar cepat, contribute, dan be different. Saya sering mengatakan be different, karena perusahaan itu mau merekrut kita kalau Adik-adik memberikan nilai tambah (giving value), memberikan significant value kepada perusahaan,” pungkas Menaker.(lsi)

Sumber : Biro Humas Kemnaker

Berita Terkait

Mendagri Tito: Pengendalian Inflasi Butuh Peran Aktif Pemda
Tri Adhianto Ajak Dunia Usaha Beri Ruang bagi Pekerja Disabilitas di Sektor Formal
Kemendagri Perkuat Koordinasi dengan Pemda Percepat Implementasi Wajib Halal
Pastikan Komitmen Pemulihan Pascabencana Sumatera, Kasatgas PRR Update Penanganan Tiap Pekan
Kasatgas Tito Kawal Percepatan Pemulihan Pendidikan Pascabencana Sumatera, 4.922 Sekolah Kembali Laksanakan Pembelajaran
Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum
Menaker: Data TKA Bisa Jadi Acuan Penyiapan Tenaga Kerja Indonesia
Ketua Umum TP PKK Dorong Olahraga Jadi Bagian dari Kehidupan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 16:42 WIB

Mendagri Tito: Pengendalian Inflasi Butuh Peran Aktif Pemda

Kamis, 24 September 2026 - 14:59 WIB

Kemnaker Mulai MagangHub Batch 2, Sebanyak 40.962 Peserta Siap Mengikuti Pemagangan

Rabu, 23 September 2026 - 18:17 WIB

Tri Adhianto Ajak Dunia Usaha Beri Ruang bagi Pekerja Disabilitas di Sektor Formal

Rabu, 23 September 2026 - 18:09 WIB

Kemendagri Perkuat Koordinasi dengan Pemda Percepat Implementasi Wajib Halal

Rabu, 23 September 2026 - 18:01 WIB

Pastikan Komitmen Pemulihan Pascabencana Sumatera, Kasatgas PRR Update Penanganan Tiap Pekan

Berita Terbaru