GERBANGPATRIOT.COM, Pandeglang – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pandeglang resmi meluncurkan inovasi layanan jemput bola WALAJAKDA (Warung Layanan Pajak Daerah) untuk mengejar target Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun 2026.
Program ini mengusung konsep Bapenda Jemput Bola Melayani di Kelurahan dengan mobil layanan pajak keliling, yang mulai dilaksanakan Setiap Hari Selasa di Bulan September 2026, mulai tanggal 8 September 2026, di setiap Kantor Kelurahan di Kecamatan Majasari.
Lima kelurahan yang menjadi pilot project ini adalah Kelurahan Sukaratu, Kelurahan Pagerbatu, Kelurahan Cilaja, Kelurahan Karaton, dan Kelurahan Saruni.
Sesuai flyer resmi Bapenda, ada 4 layanan utama yang dibawa langsung ke kantor kelurahan:
1. LAYANAN KONSULTASI
Konsultasi Pajak Daerah kini lebih mudah
2. LAYANAN PEMBAYARAN PBB-P2
Bayar PBB-P2 lebih dekat, mudah, dan aman
3. LAYANAN PEMUTAKHIRAN DATA
Perbarui data PBB-P2 Anda dengan mudah dan akurat
4. PENELUSURAN PKB
Penelusuran dan Pendataan Pajak Kendaraan Bermotor
Kepala Bidang Penagihan dan Pengendalian Bapenda, Yunisa Tri Purnamawati, menjelaskan Walajakda difokuskan untuk pemutakhiran data objek dan subjek pajak.
“Walajakda adalah warung layanan Pajak Daerah yang kita laksanakan untuk pelayanan PBB-P2 di level kelurahan dan kecamatan, jadi kita jemput bola selama sebulan ini. Yang pertama untuk pemutakhiran data atas objek dan subjek pajak yang ada di 5 kelurahan di Kecamatan Majasari,” ujarnya.
Ia menambahkan, masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor Bapenda untuk perbaikan data.
“Walajakda juga melayani perbaikan data PBB secara langsung, masyarakat cukup membawa bukti seperti sertifikat, AJB, atau SPPT PBB. Dan ini adalah pilot project kita, baru satu kecamatan yang kita laksanakan,” tambahnya.
Hingga 25 September 2026, capaian realisasi PBB-P2 Kabupaten Pandeglang baru 46 persen dan terus meningkat. Sementara DPMPD juga turut memonitor dengan target minimal 40 persen perolehan pajak di tiap desa.
Bapenda mengakui kendala utama adalah pemutakhiran data yang belum menyeluruh dan kesadaran masyarakat untuk taat pajak.
Dengan tagline “Membayar Pajak Daerah, Wujudkan Pandeglang Berkah”, Bapenda berharap pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali dalam bentuk program pembangunan di Pandeglang.(denni)















