Lestarikan Warisan Budaya, Disdik Kota Bekasi Perkuat Penggunaan Bahasa Ibu di Jenjang SMP

Jumat, 9 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM, ​Bekasi — Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi terus berkomitmen menjaga keberlangsungan warisan budaya lokal melalui penguatan penggunaan bahasa ibu di lingkungan sekolah, khususnya pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Upaya ini dilakukan untuk memastikan para generasi muda tidak kehilangan akar budaya di tengah derasnya arus modernisasi.

​Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Chondro Wibhowo, S.E., M.S., menegaskan pentingnya peran sekolah sebagai benteng utama dalam melestarikan bahasa daerah, seperti bahasa Sunda dan Betawi, yang menjadi identitas kebudayaan masyarakat Kota Bekasi.

​”Bahasa ibu adalah identitas dan fondasi karakter bangsa. Jika anak-anak kita di tingkat SMP tidak dilatih dan dibiasakan menggunakan bahasa daerahnya sejak dini, kita berisiko kehilangan warisan nilai-nilai luhur dan kearifan lokal yang tersimpan di dalamnya,” ujar Chondro Wibhowo. Jumat, (09/10).

​Melalui program-program pembiasaan di sekolah—seperti penerapan hari berbahasa daerah (Rebo Nyunda atau pembiasaan muatan lokal Betawi), Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI), serta integrasi literasi daerah pada kegiatan ekstrakurikuler—Disdik Kota Bekasi mendorong seluruh Kepala SMP dan para pendidik untuk menciptakan ekosistem belajar yang menyenangkan.

​Langkah-langkah strategis yang diterapkan meliputi:
​Penguatan Muatan Lokal (Mulok): Mengoptimalkan jam pelajaran bahasa daerah secara interaktif dan kontekstual.

​Ajang Apresiasi Siswa:
Menyelenggarakan lomba pasanggiri, borangan (stand-up comedy daerah), mendongeng, hingga cipta puisi bahasa daerah tingkat SMP.

​Pembiasaan Lingkungan Sekolah:
Mendorong penggunaan bahasa daerah pada momen-momen tertentu dalam interaksi harian warga sekolah.

​Disdik Kota Bekasi berharap sinergi antara pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat dapat terus terjalin erat agar bahasa ibu tetap lestari, dibanggakan, serta dipraktikkan oleh generasi penerus bangsa. (YRD)

Berita Terkait

Distribusi Air Bersih Kabupaten Bekasi Capai 15,4 Juta Liter
Pembangunan Sedang Berlangsung, Konektivitas Muaragembong Terus Ditingkatkan
Hilirisasi hingga AI Jadi Sorotan Investor Daily Summit 2026, Abdul Harris Bobihoe Hadiri Forum
Pemkot Bekasi Bongkar Bangli Tanah Apit di Atas Lahan PJT II
Disdagperin Kota Bekasi Gelar Acara Bekasi City Fashion Movement 9-11 Oktober ‘26 di Pakuwon Mall Bekasi
Pemkot Bekasi Bongkar Bangli Tanah Apit di Atas Lahan PJT II
Pemkot Bekasi Dukung Kerja Sama Layanan Kesehatan, Warga Jabar Berobat di RS Jaringan Pemda Tanpa Khawatir Biaya
Saksikan Timnas Juara Bareng Warga, Tri Adhianto Bagi-Bagi Doorprize

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Lestarikan Warisan Budaya, Disdik Kota Bekasi Perkuat Penggunaan Bahasa Ibu di Jenjang SMP

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:24 WIB

Distribusi Air Bersih Kabupaten Bekasi Capai 15,4 Juta Liter

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Pembangunan Sedang Berlangsung, Konektivitas Muaragembong Terus Ditingkatkan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Hilirisasi hingga AI Jadi Sorotan Investor Daily Summit 2026, Abdul Harris Bobihoe Hadiri Forum

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Pemkot Bekasi Bongkar Bangli Tanah Apit di Atas Lahan PJT II

Berita Terbaru