Waspada, Kasus DBD di Kota Bekasi Terus Meningkat

GERBANGPATRIOT.COM –  TIM  BEKASI KOTA,  Dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Bekasi meningkat dari tahun 2018, Selasa (29/1/2019).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi, Dezi Syukrawati menjelaskan, jumlahnya mengalami peningkatan hingga 53 persen dibandingkan dari Januari tahun lalu.

“Januari 2018 ada 49 kasus sedangkan Januari per hari ini, ada 75 kasus DBD,” Kata Kepala Bidang Pencegahan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Dezi Syukrawati, Selasa (29/1/2019).

Faktor penyebab meningkatnya kasus DBD kata Dezi akibat perubahan cuaca, ditambah lingkungan pemukiman warga yang dinilai tidak bersih membuat berkembang biaknya jentik nyamuk pembawa wabah dengue.

“Lingkungan warga yang jarang dibersihkan menjadi pertumbuhan nyamuk aedes aegypti untuk berkembang. Ancaman wabah DBD pun diperkirakan masih akan terjadi untuk kedepannya mengingat memasuki musim penghujan,” ujar Dezi.

Penetapan status siaga ini menjadi pihaknya mewaspadai peningkatan kasus hingga April 2019 mendatang.

“Untuk itu, kami meminta kepada seluruh rumah sakit baik rumah sakit pemerintah dan swasta serta layanan rumah sakit lainnya melaporkan temuan kasus pasien DBD,” Ucapnya.

Sementara, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi, saat ini terdapat 14 pasien DBD yang masih dirawat. Tujuh diantaranya pasien anak-anak, sedangkan tujuh lainnya pasien dewasa.

Sementara itu Dirut RSUD Kota Bekasi Kusnanto Saidi saat ditanya kesiapan RSUD terkait DBD, dia mengatakan sampai saat ini belum ada wabah karenq masih dalam tahap standar .

Tapi kata dia, rumah sakit tetap menyiapkan obat-obatan dan ruangan namun belum sampai kesiapan khusus.

“Karena DBD memang belum ada ketegori KLB,” ujar Kusnanto saat dihubungi, Rabu (30/01/2019)

RSUD menyiapkan pasien-pasien DBD obat-obatan, ruangan dan tenaga medis . (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *