Forjas Helat Talk Show Ancaman Hoax Bagi Generasi Pemilih Pemula

GERBANGPATRIOT.COM –  Kota Bekasi,  Dalam memperingati Hari Pers Nasional (HPN, Forum Jurnalis Bekasi (Forjas) helat talkshow bahaya hoaks bagi pemilih pemula. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Auditorium SMA Negeri 1 Bekasi. Forjas mengundang para pelajar dari berbagai sekolah di Kota Bekasi untuk mendapatkan pendidikan ancaman hoaks tersebut, dengan menghadirkan narsumber yang berkompeten yaitu Waka Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Eka Mulyana, Ketua KPU Kota Bekasi, Nurul Sumarheni, Komisoner Bawaslu Kota Bekasi, Muhammad Iqbal dan Wakil Dekan I Universitas Bhayangkara Jakarta Raya,Dr. Hizkia Yosisas Palimpung.

Dari pantauan dilokasi acara yang berlangsung selama tiga jam tersebut memberikan pencerahan baru tentang pemahaman hoax dikalangan pemilih pemula.

Ketua Forjas, Boyke Hutape menjelaskan, bahwa edukasi hoax ini adalah komitmen insan pers secara bersama untuk melawannya,  Sebab itu  ia menginginkan pemahaman tentang hoax bisa diberikan ke para pelajar di Kota Bekasi, khususnya yang sudah memiliki hak pilih.

“Kenapa harus pelajar yang sudah memiliki hak pilih? karena mereka rentan dengan informasi-informasi yang dianggap itu menarik. Apalagi hari ini perkembangan informasi sudah begitu canggih, dengan lahirnya teknologi samartphone. Dan Forjas khawatir, mereka kurang memahami soal hoax ini, apalagi di tahun politik ini sering banyaknya berita fitnah, sehingga rentan sekali bagi mereka,” ungkap Boy, Rabu (13/02) sore kepada Gerbangpatriot.com.

Boy, berharap talkshow ini bukan kegiatan seremonial dalam memperingati HPN, tetapi juga menjadi catatan yang bisa dimplementasikan oleh para jurnalis di Kota Bekasi. Bahwa, keakuratan berita, menjadi sumber informasi yang bisa mengedukasi masyarakat.

“Saya pesan sama teman-teman Forjas, untuk sebisa mungkin mengkoreksi, menelaah setiap informasi yang diterima,  Jadi penyajian beritapun tidak menyudutkan salah satu pihak,” tegasnya.

Sementara itu, Waka Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Eka Mulyana juga berpesan, agar tidak mudah menyebar informasi atau berita yang diterima, jika belum jelas kebenarannya.

“Pemilih pemula merupakan massa yang sangat rentan terhadap berita-berita hoax yang tersebar. Sehingga perlu mendapat pemahaman terhadap berita hoax, Hoax ini banyak mengakibatkan kerugian bagi banyak orang serta berdampak kepada sifat yang suka dengan kebohongan, padahal kita adalah masyarakat yang modern dan intelektual,” ujar Eka

Eka mencontohkan salah satu kasus hoax juga pernah dialami Polres Metro Bekasi Kota, bahwa beredar isu tentang pembuatan SIM tanpa test, Padahal dalam peraturan kepolisian salah satu syarat memiliki SIM adalah pengujian pemohon.

“Polres Metro Bekasi Kota inikan menjadi satu-satunya wilayah percontohan dari Polda Metro Jaya, sebagai wilayah bebas korupsi,” Pungkasnya. (Adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *