Ika Untirta Sesalkan Pemecatan 6 Guru Honorer

GERBANGPATRIOT.COM- Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Untirta merasa prihatin dan sangat menyayangkan ketergesaan langkah dan sikap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemprov Banten yang telah melakukan pemecatan terhadap 6 guru honorer (non ASN) SMA Kronjo Tangerang, sebagai sanksi yang diberikan akibat tindakan dari 6 orang guru tersebut yang diduga telah melakukan pose dukungan terhadap capres-cawapres tertentu yang dilakukan di lingkungan sekolah SMA Kronjo Tangerang. IKA Untirta memandang langkah pemecatan tersebut tidak tepat, menjadi preseden buruk dan berdampak negatif merugikan baik bagi keluarga 6 guru tersebut yang kehilangan mata pencaharian maupun bagi siswa peserta didik serta menciderai rasa keadilan masyarakat. Demikian dikatakan Asep Abdullah Busro, Ketua IKA Untirta.

Menurut Asep, IKA Untirta memahami semangat Kadisdikbud Pemprov Banten yang berusaha menjaga netralitas jajaran dilingkungan lembaga pendidikan dibawah kepemimpinannya, namun IKA Untirta menilai penjatuhan sanksi tersebut tidak proporsional dan bersifat prematur karena diputus sebelum adanya hasil verifikasi oleh bawaslu, oleh karenanya sanksi pemecatan terhadap 6 orang guru tersebut perlu dievaluasi/ditinjau kembali serta dikoreksi secara proporsional.

“Dalam hal apabila faktanya terjadi pelanggaran oleh 6 guru tersebut, IKA Untirta memandang pemberian teguran atau Surat Peringatan Tertulis adalah bentuk sanksi yang tepat, bijaksana dan proporsional, sehingga disatu sisi fungsi penegakan hukum dan disiplin oleh Kadisdikbud Pemprov Banten dapat efektif diterapkan, disisi lainnya 6 guru tersebut masih bisa tetap mengajar dan memperoleh hak gajinya,” ujar Asep.

Ditambahkan Asep, IKA Untirta akan memberikan pendampingan bantuan hukum dan dukungan yang diperlukan guna memastikan 6 guru honorer tersebut dapat kembali aktif mengajar sebagai guru dan memperoleh honorarium gajinya seperti semula.

“IKA Untirta berkomitmen untuk membantu penyelesaian permasalahan tersebut secara tuntas menyeluruh, akan memfasilitasi dan melakukan komunikasi efektif dengan para pihak terkait dan institusi berwenang, serta menginisiasi adanya formulasi solusi yang efektif dan akomodatif bagi para pihak,” tegas Asep.
“Semoga Allah Swt, Tuhan Yang Maha Adil dan Maha Kuasa, senantiasa melimpahkan rahmat, hidayah, petunjuk dan pertolonganNya kepada kita semua agar dapat bersama-sama diberi kemudahan dalam membantu menyelesaikan berbagai permasalahan masyarakat dan bangsa kita dengan sebaik-baiknya,” tutup Asep.(rls).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *