Beberkan Data di Lampung dan Jakarta, TKN Anggap BPN Klaim Menang Berdasar “Secuil” TPS

Selasa, 23 April 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM-JAKARTA,Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin membeberkan temuan soal perbandingan hasil penghitungan suara mereka dengan versi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga.

Data yang diadu adalah data penghitungan suara di dua provinsi yaitu Lampung dan DKI Jakarta.

“Contohnya di Lampung. Lampung itu terdiri dari 26.265 buah TPS (tempat pemungutan suara) dan 8 TPS DPTb (daftar pemilih tambahan),” ujar Juru bicara TKN Jokowi-Ma’ruf, Arya Sinulingga, di Posko Cemara, Menteng, Senin (22/4/2019).

Arya mengatakan, pasangan Jokowi-Ma’ruf sejauh ini unggul di provinsi tersebut. Baca juga: TKN Sebu

Berdasarkan catatan TKN, Jokowi-Ma’ruf mendapatkan 56,93 persen dan Prabowo-Sandiaga mendapat 43,07 persen.

Arya menyebutkan, klaim tersebut dibuat setelah 52 persen data penghitungan suara di Lampung masuk real count room Jokowi-Ma’ruf.

Menurut Arya, klaim ini lebih valid karena sample TPS yang digunakan mencapai setengah total TPS di Lampung

Sebaliknya, kata dia, BPN Prabowo-Sandiaga mengklaim unggul di Lampung hanya dengan sedikit sampel TPS.

“Data yang mereka ambil di Lampung itu hanya 30 TPS. Jadi kecurigaan kami yang mengatakan bahwa mereka datanya tidak valid, ternyata terbukti, satu itu di Lampung,” kata Arya.

Ia menyebutkan, Jokowi-Ma’ruf unggul dengan perolehan suara 55,87 persen di Jakarta. Sementara, Prabowo-Sandiaga mendapatkan suara 44,13 persen.

Arya mengatakan, hasil itu berasal dari 40 persen data yang masuk ke real count room TKN Jokowi-Ma’ruf. Adapun, jumlah TPS yang ada di Jakarta ada 29.010 TPS.

Hasil penghitungan TKN lagi-lagi berbeda dengan BPN yang mengklaim Prabowo-Sandiaga menang di Jakarta.

Sumbe:COMPAS.COM/Din

Berita Terkait

Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas, Helikopter Dauphin Dikerahkan
Tsaqib Rilis “Maju Satu Satu”, Lagu tentang Berani Menghadapi Hidup di Tengah Ketidakpastian
Duta Elok Persada Bawa DEPpreneur Berprestasi Jelajahi Thailand
LBH Peradi Profesional: Diduga Salah Wewenang dan Langgar HAM, Penyidik Kasus Gas Portable Akan Dilaporkan ke Propam Polri
HUT ke-1 Kemenhaji, Tantangan Jadi Motivasi Tingkatkan Pelayanan Jemaah
PERADI PROFESIONAL Silaturahmi dengan Menteri Ketenagakerjaan, Bahas Kerja Sama Strategis Bidang Hukum dan Ketenagakerjaan
Perkuat Tata Kelola Investasi, Pemerintah Integrasikan Perizinan TKA
Pendamping Pasien Juga Perlu Dijaga, Primaya Hospital Bagikan 2.000 Mini MCU di Hari Pelanggan Nasional

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:58 WIB

Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas, Helikopter Dauphin Dikerahkan

Kamis, 10 September 2026 - 13:29 WIB

Tsaqib Rilis “Maju Satu Satu”, Lagu tentang Berani Menghadapi Hidup di Tengah Ketidakpastian

Kamis, 10 September 2026 - 12:25 WIB

Duta Elok Persada Bawa DEPpreneur Berprestasi Jelajahi Thailand

Kamis, 10 September 2026 - 11:35 WIB

LBH Peradi Profesional: Diduga Salah Wewenang dan Langgar HAM, Penyidik Kasus Gas Portable Akan Dilaporkan ke Propam Polri

Kamis, 10 September 2026 - 10:53 WIB

HUT ke-1 Kemenhaji, Tantangan Jadi Motivasi Tingkatkan Pelayanan Jemaah

Berita Terbaru

NASIONAL

Kemendagri Dukung Penguatan Pelindungan Ketenagakerjaan

Jumat, 11 Sep 2026 - 22:56 WIB