HUT ke-1 Kemenhaji, Tantangan Jadi Motivasi Tingkatkan Pelayanan Jemaah

GERBANGPATRIOT.COM, JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaji) memperingati hari ulang tahun ke-1 pada Kamis (10/9/2026). Memasuki tahun kedua, Kemenhaji berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah haji dan umrah.

Komitmen tersebut disampaikan Kasubag Kemenhaji, Agin Danial, M.A., dalam wawancara khusus dalam rangka HUT ke-1 Kemenhaji.

Menurut Agin, usia satu tahun sebagai lembaga penyelenggara haji dan umrah tentu masih menghadapi berbagai tantangan. Namun, tantangan tersebut justru menjadi motivasi untuk melakukan perbaikan dan meningkatkan kualitas pelayanan.

“Banyak tantangan, tetapi itu menjadi motivasi bagi kami sebagai penyelenggara haji dan umrah yang baru. Justru ini menjadi motivasi untuk memperbaiki kualitas pelayanan demi kepuasan para jemaah haji,” ujar Agin.

Setiap Jemaah Memiliki Harapan Besar

Agin mengatakan, pelayanan haji tidak semata-mata berkaitan dengan data dan angka. Di balik setiap data jemaah terdapat harapan dan kerinduan untuk dapat menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Di setiap data jemaah haji, di belakang angka tersebut mereka adalah orang-orang yang memiliki mimpi, memiliki kerinduan kepada Rasulullah. Justru itulah yang membuat kami lebih termotivasi karena ini adalah tanggung jawab,” katanya.

Karena itu, Kemenhaji berupaya menghadirkan pelayanan yang profesional, amanah, dan ramah sehingga jemaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan tenang.

“Kami ingin sekali menghadirkan pelayanan yang profesional, amanah, ramah, dan semua semata-mata untuk kepuasan jemaah haji. Ujungnya adalah ketika jemaah haji bisa melaksanakan haji dengan sempurna dan pulang dengan membawa haji mabrur,” tegasnya.

SDM dan Kesehatan Jadi Perhatian

Memasuki tahun pertama, Agin mengakui masih terdapat sejumlah kendala yang perlu dibenahi, salah satunya terkait sumber daya manusia (SDM) dan aspek teknis pelayanan.

“Usianya baru satu tahun. Selain kendala kekurangan SDM, kendalanya sampai saat ini juga terkait teknis. Misalnya ada jemaah haji yang terkait kesehatan belum istithaah, itu juga akan menjadi PR kami,” ungkapnya.

Menurut dia, kesiapan kesehatan jemaah menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan sejak sebelum keberangkatan hingga jemaah kembali ke Tanah Air.

Calon Jemaah 2027 Diminta Persiapkan Diri

Menjelang penyelenggaraan ibadah haji 2027, Agin mengimbau calon jemaah mempersiapkan diri sejak dini, baik dari sisi kesehatan, materi maupun pengetahuan tentang ibadah haji.

“Untuk calon jemaah 2027 yang datang ke tempat kami, pesan saya supaya tetap menjaga kesehatan dan mempersiapkan bekal, baik materi maupun khususnya ilmu,” katanya.

Ia menekankan pentingnya memahami rangkaian ibadah haji karena jemaah akan menjalani berbagai tahapan ibadah yang membutuhkan kesiapan fisik dan pengetahuan.

“Rangkaian ibadah haji ini sangat banyak. Maka jemaah haji semoga bisa mempersiapkan ilmunya sehingga pulang bisa membawa haji yang mabrur,” tambahnya.

Agin juga mengingatkan agar kesehatan dijaga sejak masa persiapan hingga keberangkatan dan kepulangan ke Tanah Air.

Perbaikan Pelayanan di Semua Lini

Ke depan, Kemenhaji akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan di berbagai lini pelayanan, mulai dari administrasi, manasik, hingga proses keberangkatan dan kepulangan jemaah.

“Program ke depan, setiap tahunnya kami ingin memberikan pelayanan lebih baik. Dari sisi administrasi, sisi manasik, juga sisi keberangkatan dan kepulangan,” jelas Agin.

Ia berharap Kemenhaji dapat terus memperkuat kebersamaan, menjaga integritas, dan mempertahankan semangat pelayanan kepada jemaah.

“Harapan kami untuk Kemenhaji adalah meningkatkan kebersamaan, menjaga integritas dan semangat pelayanan, sehingga kita bisa terus berkomitmen untuk menghadirkan pelayanan yang lebih profesional dan berorientasi kepada kepuasan jemaah,” pungkasnya. (Denni)