Airlangga Bidik Ekspor Batik Tumbuh 8%

Rabu, 8 Mei 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM-Jakarta , Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menargetkan ekspor batik tumbuh hingga 8% di 2019. Hal itu dibandingkan dengan pertumbuhan ekspor sebesar US$ 52,44 juta atau setara Rp 734.160.000.000 (kurs Rp 14.000/US$) di 2018.

“Ya kalau ini sih biasanya kita targetkan 6-8 persen pertumbuhan ekspor, untuk batik saja,” katanya ditemui usai membuka Pameran Gelar Batik Nusantara di Jakarta Convention Center, Rabu (8/5/2019).

Dia mengatakan, pihaknya akan terus berupaya mendorong pemasaran batik ke luar negeri, sehingga nilai ekspor bisa naik dari tahun ke tahun.

Ya kalau ekspor batik ya tentu mempunyai pasar yang cukup besar mendekati US$ 60 juta per tahun. Nah ini kita dorong terus,” sebutnya.

Dia mengatakan memang masih terdapat tantangan untuk memasarkan batik, yaitu mengenai desain batik itu sendiri. Airlangga menilai desain batik harus bisa mengikuti perkembangan zaman.

“Tantangan tentu desain, namanya lifestyle tergantung pada desain dan tergantung pada selera publik, tapi kita lihat bahwa banyak batik yang sudah desain-desainnya modern,” paparnya.

Menurutnya memang butuh inovasi pada produk batik guna diminati hingga ke mancanegara. Tentu itu bisa dilakukan dengan dukungan teknologi.

“Produk ini kan sekarang punya perkembangan material, bahannya apakah itu dari serat, rayon apakah itu dari biji kapas, dengan demikian ada teknologi pewarnaan, dengan demikian kita lihat banyak kolaborasi desain bagaimana mencampur batik dengan yang lain seperti dengan tenun,” tambahnya.

Sumber:detikfinance

Berita Terkait

Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas, Helikopter Dauphin Dikerahkan
Tsaqib Rilis “Maju Satu Satu”, Lagu tentang Berani Menghadapi Hidup di Tengah Ketidakpastian
Duta Elok Persada Bawa DEPpreneur Berprestasi Jelajahi Thailand
LBH Peradi Profesional: Diduga Salah Wewenang dan Langgar HAM, Penyidik Kasus Gas Portable Akan Dilaporkan ke Propam Polri
HUT ke-1 Kemenhaji, Tantangan Jadi Motivasi Tingkatkan Pelayanan Jemaah
PERADI PROFESIONAL Silaturahmi dengan Menteri Ketenagakerjaan, Bahas Kerja Sama Strategis Bidang Hukum dan Ketenagakerjaan
Perkuat Tata Kelola Investasi, Pemerintah Integrasikan Perizinan TKA
Pendamping Pasien Juga Perlu Dijaga, Primaya Hospital Bagikan 2.000 Mini MCU di Hari Pelanggan Nasional

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:58 WIB

Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas, Helikopter Dauphin Dikerahkan

Kamis, 10 September 2026 - 13:29 WIB

Tsaqib Rilis “Maju Satu Satu”, Lagu tentang Berani Menghadapi Hidup di Tengah Ketidakpastian

Kamis, 10 September 2026 - 12:25 WIB

Duta Elok Persada Bawa DEPpreneur Berprestasi Jelajahi Thailand

Kamis, 10 September 2026 - 11:35 WIB

LBH Peradi Profesional: Diduga Salah Wewenang dan Langgar HAM, Penyidik Kasus Gas Portable Akan Dilaporkan ke Propam Polri

Kamis, 10 September 2026 - 10:53 WIB

HUT ke-1 Kemenhaji, Tantangan Jadi Motivasi Tingkatkan Pelayanan Jemaah

Berita Terbaru

NASIONAL

Kemendagri Dukung Penguatan Pelindungan Ketenagakerjaan

Jumat, 11 Sep 2026 - 22:56 WIB