Ajak Peduli Lingkungan, Sri Mulyani akan Razia Sedotan Plastik

Rabu, 8 Mei 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM-Jakarta,Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku bakal merazia seluruh pegawainya yang masih mengkonsumsi minuman yang menggunakan botol plastik.

Hal itu diungkapkannya saat membuka sekaligus meresmikan DhawaFest Pesona 2019 di gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Rabu (8/5/2019).

“Saya apresiasi dan ajak semua di lingkungan Kemenkeu untuk peka dan peduli dalam memelihara lingkungan hidup kita,” kata Sri Mulyani.

Sri Mulyani mengaku telah mengunjungi kafetarian atau kantin khusus Kementerian Keuangan dan hasilnya sudah tidak lagi menjual minuman botol dan sedotan.

Menurut Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini, aksi tidak menjual minuman botol dan sedotan plastik pun akan mengubah citra Indonesia yang selama ini sebagai negara dengan laut terkotor kedua di dunia.

Dia pun berharap pada acara DhawaFest Pesona 2019 yang merupakan pameran pakaian serta kerajinan tangan tidak lagi menggunakan kantong plastik.

“Saya harap dalam acara ini tidak ada kantong pelastik, kalau ada tolong dirazia, biasa bawa sendiri,” kata Sri Mulyani.

Lebih lanjut Sri Mulyani mengungkapkan, kantong plastik bisa diganti dengan kantong yang terbuat dari kain dan bentuknya pun lebih bagus.

Oleh karena itu, Sri Mulyani juga mengimbau kepada seluruh pejabat eselon I Kementerian Keuangan untuk tidak lagi mengkonsumsi minuman berbotol plastik dan menggunakan sedotan plastik.

“Kantong plastik, sedotan itu tidak lagi digunakan sebisa mungkin, karena kantong itu bagus dari kain,” ungkap dia.

Sumber:detikfinance/din

 

Berita Terkait

Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas, Helikopter Dauphin Dikerahkan
Tsaqib Rilis “Maju Satu Satu”, Lagu tentang Berani Menghadapi Hidup di Tengah Ketidakpastian
Duta Elok Persada Bawa DEPpreneur Berprestasi Jelajahi Thailand
LBH Peradi Profesional: Diduga Salah Wewenang dan Langgar HAM, Penyidik Kasus Gas Portable Akan Dilaporkan ke Propam Polri
HUT ke-1 Kemenhaji, Tantangan Jadi Motivasi Tingkatkan Pelayanan Jemaah
PERADI PROFESIONAL Silaturahmi dengan Menteri Ketenagakerjaan, Bahas Kerja Sama Strategis Bidang Hukum dan Ketenagakerjaan
Perkuat Tata Kelola Investasi, Pemerintah Integrasikan Perizinan TKA
Pendamping Pasien Juga Perlu Dijaga, Primaya Hospital Bagikan 2.000 Mini MCU di Hari Pelanggan Nasional

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:58 WIB

Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas, Helikopter Dauphin Dikerahkan

Kamis, 10 September 2026 - 13:29 WIB

Tsaqib Rilis “Maju Satu Satu”, Lagu tentang Berani Menghadapi Hidup di Tengah Ketidakpastian

Kamis, 10 September 2026 - 12:25 WIB

Duta Elok Persada Bawa DEPpreneur Berprestasi Jelajahi Thailand

Kamis, 10 September 2026 - 11:35 WIB

LBH Peradi Profesional: Diduga Salah Wewenang dan Langgar HAM, Penyidik Kasus Gas Portable Akan Dilaporkan ke Propam Polri

Kamis, 10 September 2026 - 10:53 WIB

HUT ke-1 Kemenhaji, Tantangan Jadi Motivasi Tingkatkan Pelayanan Jemaah

Berita Terbaru

NASIONAL

Kemendagri Dukung Penguatan Pelindungan Ketenagakerjaan

Jumat, 11 Sep 2026 - 22:56 WIB