Pemilu Pakai e-Voting Bisa, Tapi…

Rabu, 8 Mei 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

GERBANGPATRIOT.COM-Jakarta ,Wacana agar pemilihan umum menggunakan sistem e-voting terus disuarakan seiring dengan banyaknya petugas KPPS yang meninggal.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantaramenyambut baik wacana tersebut. Karena sejatinya e-Voting telah diterapkan BBPT dalam pemilihan kepala desa di Sumatera Selatan.

Hanya saja jika dilakukan dalam skala yang lebih besar dinilainya belum bisa dalam waktu dekat. Sebab perlu persiapan yang tidak cepat karena harus dipastikan aksesnya sudah bisa di ponsel.

“Ya mungkin 2024 ada beberapa. Kalau mau ya, tergantung KPU, mungkin mengatur Pilkada dulu,” ujar Rudiantara saat ditemui usai acara buka bersa Kemenkominfo, Rabu malam (8/5/2019).

Menurutnya e-Voting paling ideal diterapkan tahun 2029. Sebab kala itu diprediksi jaringan sudah bagus. Tapi tetap saja belum bisa untuk Pemilu serentak.

“Dilakukan dulu dengan Pilkada serentak misalkan di daerah-daerah tertentu, yang secara sistem sudah siap. Jangan lupa orang daerah itu suka kagetan. Emangnya yang coblos orang Jakarta doang? (Harus) sudah tahu ponsel, orang di daerah lain yang belum punya bagaimana? Menurut saya BPPT sudah mulai fokus mengembangkan, teknologi atau sistem untuk e-voting,” terang Rudiantara.

Ditanya e-Voting memanfaatkan data registrasi prabayar, Menkominfo mengatakan harus menunggu hingga sistemnya sempurna. Karena sejauh ini registrasi prabayar masih perlu diperbaiki.

“Nomor ponsel itu bisa dipakai untuk otentifikasi. Namun registrasi prabayar belum 100% sempurna. Masih ada yang suka beli nggak ditanya NIK. Itu dulu yang diberesin,” pungkas pria yang kerap disapa Chief RA ini.

Sumber:detikinet/din

Berita Terkait

Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas, Helikopter Dauphin Dikerahkan
Tsaqib Rilis “Maju Satu Satu”, Lagu tentang Berani Menghadapi Hidup di Tengah Ketidakpastian
Duta Elok Persada Bawa DEPpreneur Berprestasi Jelajahi Thailand
LBH Peradi Profesional: Diduga Salah Wewenang dan Langgar HAM, Penyidik Kasus Gas Portable Akan Dilaporkan ke Propam Polri
HUT ke-1 Kemenhaji, Tantangan Jadi Motivasi Tingkatkan Pelayanan Jemaah
PERADI PROFESIONAL Silaturahmi dengan Menteri Ketenagakerjaan, Bahas Kerja Sama Strategis Bidang Hukum dan Ketenagakerjaan
Perkuat Tata Kelola Investasi, Pemerintah Integrasikan Perizinan TKA
Pendamping Pasien Juga Perlu Dijaga, Primaya Hospital Bagikan 2.000 Mini MCU di Hari Pelanggan Nasional

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:58 WIB

Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas, Helikopter Dauphin Dikerahkan

Kamis, 10 September 2026 - 13:29 WIB

Tsaqib Rilis “Maju Satu Satu”, Lagu tentang Berani Menghadapi Hidup di Tengah Ketidakpastian

Kamis, 10 September 2026 - 12:25 WIB

Duta Elok Persada Bawa DEPpreneur Berprestasi Jelajahi Thailand

Kamis, 10 September 2026 - 11:35 WIB

LBH Peradi Profesional: Diduga Salah Wewenang dan Langgar HAM, Penyidik Kasus Gas Portable Akan Dilaporkan ke Propam Polri

Kamis, 10 September 2026 - 10:53 WIB

HUT ke-1 Kemenhaji, Tantangan Jadi Motivasi Tingkatkan Pelayanan Jemaah

Berita Terbaru

NASIONAL

Kemendagri Dukung Penguatan Pelindungan Ketenagakerjaan

Jumat, 11 Sep 2026 - 22:56 WIB