Rumah Kompos Mampu Hasilkan 300 Kilogram Pupuk Organik

GERBANGPATRIOT.COM – Bekasi,  Dengan memanfaatkan cacing sebagai media utama penghasil pupuk organik, Rumah Kompos Bekasi Timur yang berada dibawah naungan UPTD Kebersihan Bekasi Timur mampu menghasilkan 300 kilogram pupuk organik kualitas tinggi.

Kepala UPTD Kebersihan Bekasi Timur, Yahya Hidayat, mengatakan sebagai upaya dalam memaksimalkan keberadaan sampah, terutama sampah yang dihasilkan dari dedaunan, Rumah Kompos Bekasi Timur memaksimalkan peranan cacing tanah di dalam menghasilkan pupuk organik kualitas terbaik yang nantinya bisa dimanfaatkan langsung baik oleh perorangan maupun instansi atau perusahaan di Kota Bekasi di dalam melakukan penghijauan.

“Pupuk organik dengan berbahan dasar daun yang difermentasikan dan dibantu prosesnya oleh cacing tanah, mampu menghasilkan pupuk organik sebanyak 300 kilogram,” tutur Yahya, Kamis (7/11).

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, proses fermentasi pupuk tersebut membutuhkan waktu dua bulan lamanya sampai dinyatakan siap dipergunakan.

“Untuk prosesnya sampai dua bulan lamanya,” tambahnya singkat.

Sedangkan untuk pupuk organik tanpa proses bantuan cacing tanah, Rumah Kompos Bekasi Timur mampu menghasilkan pupuk organik sebanyak 1,5 ton dengan proses fermentasi selama 1 bulan lamanya.

“Kalau pupuk organik yang dihasilkan tanpa bantuan cacing tanah, kami mampu menghasilkan pupuk sebanyak 1,5 ton dengan proses fermentasi selama 1 bulan,” ulasnya.

Dengan memaksimalkan keberadaan pasukan oranye alias pesapon di dalam mengumpulkan bahan dasar pupuk organik tersebut berupa daun yang telah gugur, diharapkan hal ini bisa membantu Pemerintah Kota Bekasi di dalam meminimalisir keberadaan sampah, karena saat ini pihaknya juga tengah memfokuskan pada program adipura serta penghijauan disejumlah titik di wilayah Bekasi Timur.

“Mudah-mudahan dengan adanya inovasi ini, mampu membantu di dalam program penghijauan di Kota Bekasi, khususnya di wilayah Bekasi Timur serta sebagai program untuk mendukung adipura di Kota Bekasi,” pungkasnya.(Tarmin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *