IPM Pandeglang Naik 64,91 Persen di Tahun 2019

Selasa, 18 Februari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM –  Pandeglang, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Pandeglang menduduki peringkat ke -7 dengan perolehan angkat pada tahun 2019 mencapai 0,89 persen atau 64,91 persen dari tahun sebelumnya pada tahun 2018 Kabupaten Pandeglang mencapai 64,34 persen.

Kepala Dinas Komunikasi Sandi dan Statistik Girgijantoro megatakan jika tiga komponen yang menjadi tolak ukur dalam penilaian pertumbuhan IPM yaitu pendidikan, kesehatan dan daya beli masyarakat.

“Tahun ini pertumbuhan IPM Kabupaten Pandeglang mengalami peningkatan 0,89, yaitu dari 64,34 tahun 2018 menjadi 64,91 pada tahun 2019, “kata Girgi pada konperensi pers di Hotel S Rizki, Selasa (18/2).

Girgi menambahkan, angka 0,89 ini merupakan tertinggi di banten. Pasalnya, beberapa Kabupaten dan Kota lainnya berada dibawah Kabupaten Pandeglang.

“Kabupaten Lebak 0,80, Kabupaten Tanggerang 0,47, Kabupaten Serang 0,65, Kota Tanggerang 0,65, Kota Cilegon 0,50, Kota Serang 0,59, dan Kota Tangsel 0,38″,terangnya.

Sementara itu Kepala  Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Pandeglang Utuy Setiadi mengungkapkan, peningkatan IPM Pandeglang merupakan indikator nyata progres pembangunan SDM di Pandeglang. SDM ini  ditunjang oleh aspek fisik yang perkembangannya menggembirakan. “IPM Pandeglang naik signifikan tahun 2019. Ini bukti nyata dari progres pembangunan,” kata Utuy

Dirinya optimis jika survey ditahun 2020 mendatang IPM akan jauh lebih tinggi.” Kalau dari nilai IPM memang yang cukup tinggi adalah masih Kota Tangsel 81,48, tapi pertumbuhan nya untuk tahun ini Pandeglang yang tinggi”,Ungkapnya.

Utuy  mengatakan, ada tiga variabel yang menjadi bahan penilaian untuk IPM tidak dapat terpisahkan baik pendidikan, kesehatan maupun daya beli. “Selain aksesbilitas pendidikan, di Pandeglang juga saat ini punya 16 Puskesmas yang perawatan 24 jam, tentu ini akan mendorong peningkatan drajat kesehatan”,imbuhnya.

Utuy  meyakini akan ada peningkatan daya beli ekonomi masyarakat di Kabupaten Pandeglang. Hal ini tentunya kata dia, sejalan dengan adanya revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). “Dengan menjadi daerah industri tentu investasi akan semakin banyak dan berdampak pada penyerapan tenaga kerja lokal sehingga ekonomi masyarakat akan meningkat”, tutupnya.

Turut hadir pada acara konferensi pers, Asda Pemkesra Kurnia Satriawan, Kabag Humas Setda Tb Nandar Suptandar, dan Kabid Infokom Diskomsantik Doni Maulana. (Asp)

Berita Terkait

Siswi MIS Al-Falah Karangtanjung Raih Juara 2 Matematika OMI 2026, Melaju ke Tingkat Provinsi Banten
12 Jam Sisir Ujung Kulon, Polair Polda Banten dan Mabes Polri Belum Temukan Lima Wartawan
Hari Keenam Pencarian, Gubernur Banten Andra Soni Minta Operasi SAR Dipertimbangkan untuk Diperpanjang
Pemdes Kadumadang Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran, Babinsa Koramil Cimanuk Turut Mendampingi
Anggota Koramil 0116/Cikeusik Dampingi Pendistribusian Bantuan Pangan untuk 8.554 KPM
Dari Posko Carita, PWI Banten Kirimkan Doa Bagi 5 Wartawan yang Dilaporkan Hilang
Hari Ke-6 Pencarian Wartawan Hilang di Krakatau, PWI Banten Kirim 5 Delegasi Sisir Perairan Ujung Kulon
Rembuk Stunting 2026 Desa Sindangheula Bahas Solusi Pencegahan Stunting

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 11:05 WIB

Siswi MIS Al-Falah Karangtanjung Raih Juara 2 Matematika OMI 2026, Melaju ke Tingkat Provinsi Banten

Senin, 14 September 2026 - 08:43 WIB

12 Jam Sisir Ujung Kulon, Polair Polda Banten dan Mabes Polri Belum Temukan Lima Wartawan

Minggu, 13 September 2026 - 22:36 WIB

Hari Keenam Pencarian, Gubernur Banten Andra Soni Minta Operasi SAR Dipertimbangkan untuk Diperpanjang

Minggu, 13 September 2026 - 14:27 WIB

Anggota Koramil 0116/Cikeusik Dampingi Pendistribusian Bantuan Pangan untuk 8.554 KPM

Minggu, 13 September 2026 - 14:23 WIB

Dari Posko Carita, PWI Banten Kirimkan Doa Bagi 5 Wartawan yang Dilaporkan Hilang

Berita Terbaru