Pemkot Bekasi dan Waste4Change Tandatangani MoU Smart City Tata Kelola Sampahan

Senin, 9 Maret 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM – Jakarta, Komitmen Pemerintah Kota Bekasi untuk mewujudkan Kota Bekasi sebagai Smart City Untuk Tata Kelola Persampahan, Wali Kota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi dan Managing Director PT. Waste4Change Alam Indonesia, Mohamad Bijaksana Junerosano menandatangani nota kesepakatan bersama tentang Tata Kelola Persampahan.

Hadir juga PLT. Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan, Kemenkomarves RI, Nani Hendiarti.

Acara berlangsung di CoHive, Plaza Kuningan, Jakarta Selatan, 9 Maret 2020.

Walikoa Bekasi mengungkapkan secara terbuka, sasaran dari sosialisasi ini ialah dinas yang membidangi persampahan yakni Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Bekasi. Program Smart City yang dicanangkan menjadikan pengelolaan sampah sebagai hal yang sangat mendasar.

“Persoalan sampah, bukan hanya permasalahan di Kota Bekasi tetapi menjadi isu dunia, sehingga sangat penting untuk terus melakukan dorongan untuk mewujudkan tata kelola yang baik, menciptakan terobosan yang think out of the box yang dapat dirasakan oleh masyarakat,” kata Pepen yang akrap di sapa masyarakat Kota Bekasi.

Lanjut Pepen,”Tuntutan masyarakat di Kota Bekasi sangat sederhana, jika kotanya bersih, lingkungannya tertib, tentu akan memberikan efek positif bagi masyarakat, untuk mewujudkan visi diperlukan pola pikir yang inovatif, dan memiliki kemauan yang sama serta kerja nyata.”

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Yayan Yuliana mengatakan membangun kesadaran masyarakat untuk bijak dalam mengelola sampah menjadi konsen Pemerintah saat ini.

“Saatnya mengedukasi masyarakat. Karena sampah yang di hasilkan masyarakat dalam hal ini sampah rumah tangga amat besar volumenya. Sedangkan kita ketahui bersama bahwa TPA semakin penuh dan butuh lahan, perlu ada solusi nyata untuk mengelola sampah ini dengan bijak, bahkan kalau bisa sampah ini dimusnahkan” katanya.

Dalam kegiatan yang sama, Managing Director PT WasteforChange Alam Indonesia Mohamad Bijaksana Junerosano mengatakan,” Kota Bekasi menjadi pilot projects dalam penerapan aplikasi Smart City Tata Kelola Persampahan,” Pungkasnya.

(HmsEZ/Ndoet)

Berita Terkait

LSP UMY Uji Kompetensi 831 Peserta, Bidik Kerja Sama Sertifikasi Internasional
Prasetyo Dorong Pelajar Bekasi Isi Waktu dengan Kegiatan Positif demi Masa Depan
Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Aktivis Buruh Beri Dukungan Moril untuk Gabriel: “Buruh Ini Dipenjara karena Ketidaktahuan Hukum”
Trobosan Baru! Lewat SI-BALAI KEREN, Pengusaha Bisa Pilih Program CSR Pemkot Bekasi yang Ingin Dibantu Secara Transparan
Flyover Bulak Kapal Segera Dibangun, 32 Bidang Tanah Menyusul Dibayarkan Pekan Depan
BCFM 2026 Catat Pendapatan Ratusan Juta, Fashion Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif Bekasi
Program PENJAGA, Kecepatan Respon Masalah Warga Pejuang
Rocky Gerung Ingatkan Mahasiswa: Jangan Sekadar Demo, Pahami Persoalan dan Ideologi!

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:57 WIB

LSP UMY Uji Kompetensi 831 Peserta, Bidik Kerja Sama Sertifikasi Internasional

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:57 WIB

Prasetyo Dorong Pelajar Bekasi Isi Waktu dengan Kegiatan Positif demi Masa Depan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:20 WIB

Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Aktivis Buruh Beri Dukungan Moril untuk Gabriel: “Buruh Ini Dipenjara karena Ketidaktahuan Hukum”

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Trobosan Baru! Lewat SI-BALAI KEREN, Pengusaha Bisa Pilih Program CSR Pemkot Bekasi yang Ingin Dibantu Secara Transparan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Flyover Bulak Kapal Segera Dibangun, 32 Bidang Tanah Menyusul Dibayarkan Pekan Depan

Berita Terbaru