Pemkot Bekasi Gelar Musrenbang RKPD Tahun 2021 Secara Virtual Teknologi Aplikasi Zoom Cloud Meeting

GERBANGPATRIOT.COM – Kota Bekasi, Ditengah pandemi Virus Covid 19, Pemerintah Kota Bekasi tetap lakukan Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) secara online di Media Center Stadion Patriot Candrabhaga yang kini menjadi base saat menjadi penanganan percepatan Covid 19 di Kota Bekasi.

Meski sedang ditengah kondisi wabah virus Covid-19 tentunya roda pemerintahan harus tetap berjalan dalam rangka membangun daerah, kita jalankan melalui online,” papar Wali Kota Bekasi, 1April2020 siang

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi dan Wakil Wali Kota, Tri Adhianto serta Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Reny Hendrawati melakukan video conference bersama unsur 12 Kecamatan, OPD terkait dan juga bersama Ketua DPRD Kota Bekasi beserta jajarannya untuk membahas langkah penyusunan RKPD. Para peserta Musrenbang diberi meeting ID dan password melalui undangan yang dikirim melalui pesan WhatsApp. Dalam aplikasi langsung bisa join meeting dan memasukkan meeting ID dan password tersebut.

Mengacu pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 440/2552/SJ tanggal 23 Maret 2020 mengenai pelaksanaan Musrenbang RKPD Provinsi dan Kabupaten/Kota Tahun 2021. Tak seperti saat sebelum adanya pandemi mematikan ini, biasanya Musrenbang dilakukan di aula besar dihadiri seluruh elemen masyarakat. Dengan Musrenbang virtual ini, tamu undangan dan peserta Musrenbang hanya memantau video dengan sistem dua arah seperti video conference.

Dalam paparannya, Wali Kota mengatakan usulan usulan dari masyarakat yang disampaikan melalui sistem informasi perencanaan dan penganggaran (SIENCANG), didalamnya termasuk usulan dari FKRW hasil dari tingkat Kelurahan dan Kecamatan, Renja Perangkat Daerah, hasil reses pokok pikiran anggota DPRD yang menandakan bahwa masyarakat bersama Pemerintah Kota Bekasi untuk memajukan Kota Bekasi, karena melalui Musrenbang kita bisa merumuskan program bersama mewujudkan Visi Misi Kota Bekasi.

Pengusungan tema Musrenbang, Peningakatan Kesejahteraan Masyarakat dan Kapasitas Pelaku Ekonomi, menjadi tantangan bagi kita semua ditengah adanya wabah Covid 19, tapi kita tetap menjalankan roda Pemerintahan seperti biasanya. APBD berjalan tahun 2020, dampak selanjutnya Bapelitbangda Kota Bekasi dan Tim TAPD merasionalisaai sama dengan kejadian pada tahun 2018, 2019 lalu, dikala sedang berjalan normal kini kembali lagi pada persoalaan akut jatuh di awal Tahun 2020, jatuh persoalan banjir dan tertimpa Covid 19.

Pengambilan tema tersebut, kita akan lakukan upaya keras untuk peningkatan pemerataan akses masyarakat pada sarana dan prasarana pendidikan, peningkatan pemerataan akses pendidikan yang lebih tinggi, kapasitas dan kualitas layanan pendidikan yang didukung IT, juga untuk kualitas layanan kesehatan dengan terpenuhinya Puskesmas di 56 Kelurahan, serta penguatan kesehatan spiritual, ketahanan sosial, dan kearifan budaya, selanjutnya pengembangan Creative Society dan kohesi sosial.

Berdasarkan hasil usulan kegiatan Siencang saat ini usulan kegiatan tahun 2021 mencapai 10.075 kegiatan dengan pagu anggaran Rp. 14.647.948.619.027. Dengan mengalami peningkatan dalam tahun 2020 ke tahun 2021 untuk pendapatan asli daerah dan belanja daerahnya.

Diharapkan semua pihak baik birokasi, legislatif dan unsur lain bisa berkoordinasi dengan baik dan dapat mencapai program yang diinginkan.

Selanjutnya, Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam Vicon ini juga menyampaikan ke para peserta untuk mensosialisikan mengenai pencegahan Virus Covid 19 ini dari PSBB dan untuk lain halnya mengingat bahayanya virus yang sudah menjadikan Kota Bekasi sebagai zona merah. (Advetorial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *