Menteri Pertahanan RI Salurkan 5000 Alat Rapid Test Ke Pemkot Bekasi

Selasa, 28 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM – Jakarta,  Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Prabowo Subianto memberikan 5000 alat rapid test untuk Kota Bekasi. Alat rapid test tersebut secara langsung diterima Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi di Kantor Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.

Dalam sambutannya, Prabowo Subianto mengatakan, bahwa ini bentuk kecil kepedulian untuk warga negara Indonesia, kami berupaya untuk penanganan dalam pencegahan Covid 19. Kota Bekasi adalah kota yang langsung bersampingan dengan Pusat Kota, yakni DKI Jakarta, yang banyak beraktivitas di sini juga.

Oleh karena itu, pergunakan alat rapid test ini untuk kepentingan warga Kota Bekasi.

Diketahui saat ini Kota Bekasi merupakan zona merah, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi juga telah memperpanjang masa pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Atas kepedulian ini, Wali Kota Bekasi mengucapkan rasa terimakasih kepada Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.
“Rasa syukur dan berterimakasih kepada Kemenhan RI. Dengan memberikan bantuan berupa alat rapid test 5000, karena semakin kita mengecek warga Kota Bekasi, semakin menambahnya pasien terdampak Covid 19 ini, Semoga ini dapat bermanfaat bagi warga Kota Bekasi,” kata Rahmat, Selasa (28/4).

Untuk Diketahui saat ini menurut data pada corona.bekasikota.go.id pertanggal 28 April 2020 jumlah 1957 ODP, 670 PDP, 233 Positif Covid 19. Pemkot Bekasi saat ini giat melakukan pencegahan dengan memperketat pengawasan disaat pemberlakuan PSBB.

Berita Terkait

Hadiri Rakornas TPAKD, Mendagri Pastikan Bantuan Apresiasi Pemda TA 2027 Tetap Ada
Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Ekosistem Ekonomi Berbasis Potensi Daerah
Sekjen Kemendagri Minta Pemda Susun Aturan yang Permudah Pelayanan dan Tak Bebani Masyarakat
Tim Kuasa Hukum Minta Hakim Bebaskan Gabriel: Kasus Gas Portable Dinilai Menciderai Keadilan Dimasyarakat dan Boroskan Anggaran Negara.
Hari Santri 2026, Din Syamsuddin Serukan Pesantren Bebas Perundungan dan Asusila
Hari Santri 2026, Sekjen MUI: Pesantren Harus Jadi Rujukan Peradaban
Hadiri Sidang Kabinet Paripurna, Mendagri Tito Simak Arahan Presiden soal Pentingnya Kekompakan
Ketua Umum TP Posyandu Tekankan Pentingnya Apresiasi bagi Kader dan Pelindungan Perempuan dan Anak

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Hadiri Rakornas TPAKD, Mendagri Pastikan Bantuan Apresiasi Pemda TA 2027 Tetap Ada

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Ekosistem Ekonomi Berbasis Potensi Daerah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Sekjen Kemendagri Minta Pemda Susun Aturan yang Permudah Pelayanan dan Tak Bebani Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:33 WIB

Tim Kuasa Hukum Minta Hakim Bebaskan Gabriel: Kasus Gas Portable Dinilai Menciderai Keadilan Dimasyarakat dan Boroskan Anggaran Negara.

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Hari Santri 2026, Din Syamsuddin Serukan Pesantren Bebas Perundungan dan Asusila

Berita Terbaru