PSBB Ke-III, Kota Bekasi Lakukan Pembatasan Jam Operasional Pasar Tradisional dan Pedagang Kaki Lima.

Kamis, 14 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM – Kota Bekasi, Pemerintah Kota Bekasi mengeluarkan kebijakan terkait Jam Operasional Pasar Tradisional selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Tahap Ke-III di Kota Bekasi sejak tanggal 13-26 Mei 2020. Hal ini berdasarkan surat Edaran Wali Kota Bekasi Nomor 511.2/3098/Disdagperin.Pasar ditujukan kepada Pengelola Pasar Tradisional dan Pedagang Kaki Lima (PKL).

Kepala Bagian Humas Setda Kota Bekasi , Sajekti Rubiyah mengatakan dalam surat edaran tersebut tertuang empat poin edaran. Pertama membatasi jam operasional pada pasar Tradisional milik pemerintah maupun swasta setiap hari mulai pukul 10.00 sampai dengan 16.00 wib dengan berbagai ketentuan.

“Edaran ini menjadi rujukan kepatuhan pelaksanaan PSBB di Pasar Tradisional dan usaha PKL. Untuk pelaksanaan ketentuan aktivitas jual beli hanya dilakukan di los/kios dan counter, kemudian aktifitas jualan hanya diperbolehkan bagi penjual/pedagang sembako/kebutuhan sehari-hari,” kata Sajekti, Kamis, (14/5/2020) menjelaskan isi poin ketentuan jam operasional pasar tradisional.

Ketentuan berikutnya kepada Pedagang Kaki Lima yang berada di dalam/ luar area pasar (jalan, trotoar, area parkir) dilarang beraktifitas dan apabila melanggar akan ditindak tegas melalui penertiban dan pengangkutan oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bekasi dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi. Lalu ketentuan terkait pemadaman aliran listrik disesuaikan dengan waktu yang ditentukan jam operasional pasar.

Lebih lanjut, pada poin kedua, terdapat pengecualian bagi PKL pada Pasar Baru Bekasi, Pasar Kranji Baru, Pasar Kranggan dan Pasar Bantar Gebang dengan pembatasan Operasional setiap hari pukul 22.00 sampai dengan 05.00 WIB.

Pada poin ke tiga, Sajekti menjelaskan hal-hal yang perlu dilakukan ditempat usaha dalam rangka antisipasi dan pencegahan resiko penularan Corona Virus Disease (Covid-19) diantaranya agar para pengelola dan pengawas Pasar Tradisional bekerjasama dengan Rukun Warga Pedagang Pasar untuk rutin menyemprotkan dengan disinfektan.

“Ini untuk mengurangi resiko penularan virus kepada pedagang maupun warga, maka perlu adanya penyemprotan yang dilakukan pihak pengelola. Kita ketahui proses tes pemeriksaan PCR Covid juga baru-baru ini menyasar elemen pasar di Kota Bekasi,” ucapnya.

Kemudian, agar pengelola dan RW Pedagang Pasar mensosialisasikan kepada masyarakat untuk dapat menggunakan layanan belanja online. Seperti yang sudah diterapkan di tiga pasar tradisional seperti pasar Bantar Gebang, Pasar Harapan Jaya dan Pasar Kranji Baru.

Mekanismenya, konsumen cukup menghubungi koordinator pedagang untuk memesan kebutuhannya.”Koordinator pedagang ini yang akan mencarikan kebutuhan konsumen dan mengantarkan langsung ke rumah,” ucapnya.

Masih pada poin ketiga tentang antisipasi penularan Covid-19, pelaku usaha di pasar agar mensosialisasikan physical Distance Measure dengan menjaga jarak minimal satu meter antar orang. Lalu, wajib memakai alat pelindung diri (APD) seperti masker dan sarung tangan pada saat melakukan aktifitas jual beli.

“Pengelola juga harus menempatkan tempat cuci tangan disertai sabun dan hand sanitizer, dan selalu menjaga kebersihan di lokasi usaha,” pungkas Sajekti. (rls hms/dns)

Berita Terkait

Pemkab Bekasi Berharap Dukungan Swasta dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan
Bangun Green House Melon Premium, CSR Yutaka Buka Peluang Ekonomi Warga
Bangga! Siswa MA Al-Khairiyah tambun selatan Raih Juara 1 Bulu Tangkis Aksioma 2026 Tingkat Kabupaten Lanjut ke tingkat Provinsi
Ikut Pawai Hari Santri, Tri Adhianto: Santri Harus Tumbuh dalam Lingkungan yang Aman dan Nyaman
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Keluarga Besar Al-Khairiyah Bekasi Teguhkan Komitmen Santri untuk Negeri
Wali Kota Bekasi Hadirkan Trotoar Lebar hingga Taman Penghijauan, Kalimalang Siap Jadi Ruang Aktivitas Warga
Cek Langsung Stok BBM di Bekasi, Wali Kota Bekasi Imbau Warga Tidak Panic Buying
Tri Adhianto Perkuat Sistem Kinerja ASN Kota Bekasi, Lewat Ekspos Manajemen Talenta Bersama BKN

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:22 WIB

Pemkab Bekasi Berharap Dukungan Swasta dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Bangun Green House Melon Premium, CSR Yutaka Buka Peluang Ekonomi Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Bangga! Siswa MA Al-Khairiyah tambun selatan Raih Juara 1 Bulu Tangkis Aksioma 2026 Tingkat Kabupaten Lanjut ke tingkat Provinsi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Ikut Pawai Hari Santri, Tri Adhianto: Santri Harus Tumbuh dalam Lingkungan yang Aman dan Nyaman

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Keluarga Besar Al-Khairiyah Bekasi Teguhkan Komitmen Santri untuk Negeri

Berita Terbaru