Ketua DPRD Kota Bekasi Saksikan Penandatanganan Kerjasama UCare Indonesia Dengan BSIP

GERBANGPATRIOT.COM-Bekasi, Kamis, 4 November 2021, bertempat di GOR Chandrabaga Kota Bekasi, UCare Indonesia melakukan penandatanganan Piagam Kerjasama antara UCare Indonesia dengan BSIP (Bank Sampah Induk Patriot) Kota Bekasi, yang disaksikan oleh Ketua DPRD Kota Bekasi Chairoman J. Putro dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Kota Bekasi, Yayan Yuliana.

Dalam sambutannya Choiroman J. Putro mengajakseluruh instansi terkait dan masyarakat untuk sama-sama membuat terobosan baru agar Kota Bekasi menjadi kota yang ramah lingkungan.

”Kita butuh terobosan baru untuk menghijaukan kota sekaligus ramah lingkungan, mudah-mudahan Gerakan pengelolaan sampah ini memang harus mampu menghijaukan kota kita,” tegas Choiroman.

UCare Indonesia sebagai Lembaga Zakat Kota Bekasi sangat concern pada program pemberdayaan lingkungan khususnya melalui pengelolaan sampah. Dalam hal ini, UCare Indonesia kolaborasi bersama BSIP (Bank Sampah Induk Patriot) dalam program Green Eco- Care.

“Program ini merupakan upaya pelestarian dan pengelolaan lingkungan hidup berbasiskan masyarakat yang akan turut dapat berdampak kepada peningkatan ekonomi baik secara individu maupun kelompok masyarakat itu sendiri,” ujar Direktur UCare Indonesia, M. Anwar Mughni.

Menurut Anwar, Gagasan program ini mengacu pada konsep Green Economy yang mencoba menyeimbangkan pelestarian lingkungan hidup dengan kesejahteraan masyarakat. Maka, sebagai salah satu instrumen yang memiliki potensi sangat besar, pengolaan lingkungan berbasiskan zakat dapat menjadi solusi tepat dalam mencapai keseimbangan antara kesejahteraan dan kelestarian tersebut.

“Disinilah UCare Indonesia akan berperan dan berkontribusi. Program Green eco-Care yang di gagas oleh UCare Indonesia dan bekerjasama dengan BSIP ini diharapkan mampu  secara ekonomi menjadi alat  perluasan lapangan kerja baru, peningkatan skill dan kapasitas warga, peningkatan daya jual karya lokal, hingga peningkatan pendapatan bagi warga,” imbuhnya.

Disisi lain, dampak program ini dalam segi lingkungan tentunya akan mengurangi kuantitas sampah, meningkatkan kesadaran masyarakat akan pengolahan sampah dari rumah, hingga mengurangi dampak bencana yang signifikan di kemudian hari. Lebih dari itu, program ini juga akan manjadi langkah dan aksi nyata pembangunan lokal yang mengacu pada Sustainable Development Goals (SDGs) melalui pendirian bank sampah di setiap RW se Kota Bekasi.

Green Eco-care tidak hanya berfokus pada pengurangan dan pemilahan sampah di tingkat RW, melainkan akan meningkatkan nilai sampah yang dikelola menjadi produk yang bernilai jual tinggi. Peningkatan nilai produk sampah tersebut akan dilakukan dengan pemberdayaan melalui pelatihan pendampingan kerajinan tangan, teknologi tepat guna hingga penciptaan energi terbaharukan yang akan bermanfaat bagi masyarakat.

Program ini akan dilaksanakan di setiap RW di Kota Bekasi  yang sejalan dengan Program RW JAWARA di UCare Indonesia. Namun demikian diperlukan kerjasama dengan stake holder yang lebih luas baik dari kalangan akademisi, praktisi ekonomi, praktisi lingkungan, perusahaan, hingga pemerintah untuk dapat mendukung dan menyukseskan pengelolaan lingkungan yang terintegritas ini (Denis)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *