Antisipasi Perang Petasan Polsek Cinangka Intensifkan Patroli Jam Rawan

Senin, 11 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[contact-form][contact-field label=”Nama” type=”name” required=”true” /][contact-field label=”Surel” type=”email” required=”true” /][contact-field label=”Situs web” type=”url” /][contact-field label=”Pesan” type=”textarea” /][/contact-form]

[contact-form][contact-field label=”Nama” type=”name” required=”true” /][contact-field label=”Surel” type=”email” required=”true” /][contact-field label=”Situs web” type=”url” /][contact-field label=”Pesan” type=”textarea” /][/contact-form]

 

 

Jajaran Polsek Cinangka mulai mengintensifkan kegiatan patroli kewilayahan selama bulan puasa kali ini. Langkah itu dilakukan guna menekan dan mengantisipasi munculnya perang petasan yang mulai marak terjadi di wilayah Kabupaten Serang. Patroli dilakukan di jam-jam rawan, terutama usai Salat Subuh.

“Jadi jalan-jalan atau lokasi yang kerap dijadikan lokasi ‘’perang petasan’’, kita awasi betul,” sebut Kapolsek Cinangka Polres Cilegon AKP Agustian S.H M.M, Senin (11/04/2022).

Seperti di Jalan utama Karang Bolong, Kecamatan Cinangka Kabupaten Serang. Selain dengan cara patroli, personel kepolisian juga di-stand by-kan di daerah rawan ‘’perang petasan’’ tersebut. Harapannya, bisa mencegah warga khususnya para pemuda mengelar aksi ‘’perang petasan’’ yang cukup meresahkan masyarakat. “Kondisi sejauh ini ini terpantau aman, karena setiap pagi anggota kita sudah stand by-kan dan patroli juga terus kita lakukan,” ujarnya.

Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP Sigit Haryono, S.I.K S.H melalui Kapolsek Cinangka Polres Cilegon AKP Agustian S.H M.M mengatakan, upaya cegah perang petasan tersebut sudah dilakukan sejak hari pertama puasa Ramadhan, terutama di jam rawan, usai Salat Subuh yang biasanya kerap dijadikan momen ajang perang petasan oleh para pemuda. Hal itu sangat mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar di lokasi.

Untuk semakin menekan peredaran petasan di tengah masyarakat, pihaknya juga secara rutin menggelar razia petasan dengan mendatangi penjual atau pedagang kembang api yang dicurigai menjual petasan. Termasuk masyarakat umum yang lainnya. Walapun diakui, upaya tersebut belum bisa sepenuhnya menekan peredaran petasan di tengah masyarakat.

Icha

Berita Terkait

Siswi MIS Al-Falah Karangtanjung Raih Juara 2 Matematika OMI 2026, Melaju ke Tingkat Provinsi Banten
12 Jam Sisir Ujung Kulon, Polair Polda Banten dan Mabes Polri Belum Temukan Lima Wartawan
Hari Keenam Pencarian, Gubernur Banten Andra Soni Minta Operasi SAR Dipertimbangkan untuk Diperpanjang
Pemdes Kadumadang Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran, Babinsa Koramil Cimanuk Turut Mendampingi
Anggota Koramil 0116/Cikeusik Dampingi Pendistribusian Bantuan Pangan untuk 8.554 KPM
Dari Posko Carita, PWI Banten Kirimkan Doa Bagi 5 Wartawan yang Dilaporkan Hilang
Hari Ke-6 Pencarian Wartawan Hilang di Krakatau, PWI Banten Kirim 5 Delegasi Sisir Perairan Ujung Kulon
Rembuk Stunting 2026 Desa Sindangheula Bahas Solusi Pencegahan Stunting

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 11:05 WIB

Siswi MIS Al-Falah Karangtanjung Raih Juara 2 Matematika OMI 2026, Melaju ke Tingkat Provinsi Banten

Senin, 14 September 2026 - 08:43 WIB

12 Jam Sisir Ujung Kulon, Polair Polda Banten dan Mabes Polri Belum Temukan Lima Wartawan

Minggu, 13 September 2026 - 22:36 WIB

Hari Keenam Pencarian, Gubernur Banten Andra Soni Minta Operasi SAR Dipertimbangkan untuk Diperpanjang

Minggu, 13 September 2026 - 14:27 WIB

Anggota Koramil 0116/Cikeusik Dampingi Pendistribusian Bantuan Pangan untuk 8.554 KPM

Minggu, 13 September 2026 - 14:23 WIB

Dari Posko Carita, PWI Banten Kirimkan Doa Bagi 5 Wartawan yang Dilaporkan Hilang

Berita Terbaru