Bangun Iklim Inovasi Lebih Baik, Kepala BSKDN: Pemkab Kebumen Perlu Lakukan Aktualisasi Potensi Lokal

Rabu, 10 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM – Jakarta, Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen perlu melakukan aktualisasi potensi lokal guna membangun iklim inovasi yang lebih baik. Menurutnya, menjadikan sejumlah potensi lokal sebagai inovasi akan membawa dampak yang luar biasa dalam pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kebumen.

“Upaya peningkatan inovasi dapat mulai dilakukan dengan mengidentifikasi potensi apa saja yang dimiliki daerah, kemudian kembangkan potensi tersebut untuk menjawab common enemy atau musuh bersama yang dihadapi,” ungkap Yusharto saat menerima kunjungan Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kebumen di Ruang Video Conference Kantor BSKDN, Jakarta, Rabu (10/1/2024).

Dia menjelaskan, pengembangan inovasi yang berangkat dari permasalahan bersama hasilnya akan lebih maksimal. Misalnya terkait masalah kemandirian pangan, Yusharto mengatakan telah banyak daerah yang mengimbau masyarakatnya untuk menerapkan 3K (Kebun, Kolam, dan Kandang) di tempat tinggal masing-masing. Melalui upaya tersebut masyarakat dapat memenuhi kebutuhannya secara lebih mudah.

“Ketahanan pangan, pertumbuhan ekonomi itu justru dapat diperoleh dari pangkalnya dari permasalahan yang ada di tingkat keluarga. Lalu secara multiplier effect itu bisa terasa sampai dengan tingkat kabupaten. Menurut saya ini cukup berhasil dan bisa menjadi referensi dalam pengembangan pemerintahan daerah,” ungkap Yusharto.

Sejalan dengan itu, berdasarkan laporan inovasi daerah Kabupaten Kebumen tahun 2023, dilihat dari aspek kuantitas mengalami peningkatan. Namun, dalam aspek kualitas dokumen pendukung pada setiap inovasi daerah yang dikirimkan belum dilaporkan secara optimal. Hal tersebut berimplikasi terhadap akumulasi akhir nilai Indeks Inovasi Daerah (IID) secara signifikan.

“Butuh usaha yang konsisten untuk mempertahankan apa yang sudah diraih, memang tidak mudah. Untuk itu, mari terus meningkatkan pertumbuhan inovasi di Kabupaten Kebumen dengan memastikan tidak ada kerja silo dalam tim. Semua berupaya bersama untuk memajukan daerah dengan inovasi,” tegasnya.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Kejanggalan Sidang Perkara Gas Portable Terdakwa Gabriel: Kesaksian Polisi Berubah-ubah, Diduga Ada Rekayasa Hukum dan Perkara Dipaksakan.
Kemenag Perkuat Pemanfaatan Empat Candi untuk Kepentingan Keagamaan
Mendagri: Pemerintah Terus Bahas Penataan PPPK Lintas Profesi, Terutama Guru
Mendagri: Penghargaan Jadi Pengingat Pemda untuk Beri Layanan Terbaik
Atasi Persoalan Sampah Menahun, Wamendagri Bima Arya Dorong PSEL Bogor Raya Jadi Percontohan Nasional
Terbukti Bersalah Aniaya Adik Kandung, Rohana Dihukum 2 Bulan di PN Jakarta Utara
Sekjen Kemendagri Ajak DPRD Jatim Perkuat Pengawasan APBD Berbasis Data
Cegah Korupsi di Daerah, Wamendagri Wiyagus Tekankan Penguatan APIP

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 08:45 WIB

Kemenag Perkuat Pemanfaatan Empat Candi untuk Kepentingan Keagamaan

Jumat, 18 September 2026 - 07:58 WIB

Mendagri: Pemerintah Terus Bahas Penataan PPPK Lintas Profesi, Terutama Guru

Jumat, 18 September 2026 - 07:47 WIB

Mendagri: Penghargaan Jadi Pengingat Pemda untuk Beri Layanan Terbaik

Kamis, 17 September 2026 - 19:02 WIB

Atasi Persoalan Sampah Menahun, Wamendagri Bima Arya Dorong PSEL Bogor Raya Jadi Percontohan Nasional

Kamis, 17 September 2026 - 17:52 WIB

Terbukti Bersalah Aniaya Adik Kandung, Rohana Dihukum 2 Bulan di PN Jakarta Utara

Berita Terbaru