Asistensi Kinerja BP2D Jabar, BSKDN Kemendagri Jelaskan Strategi Optimalkan Capaian Indeks

Kamis, 1 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERBANGPATRIOT.COM – Jakarta, Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) membeberkan sejumlah strategi yang perlu diterapkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) untuk mengoptimalkan capaian indeks yang dimiliki. Adapun capaian indeks tersebut meliputi Indeks Inovasi Daerah (IID), Indeks Kepemimpinan Kepala Daerah (IKKD), Indeks Tata Kelola Pemerintahan Daerah (ITKPD) dan Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD).

Hal itu disampaikan Kepala BSKDN Yusharto Huntoyungo saat menerima kunjungan Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP2D) Jabar di Ruang Video Conference Kantor BSKDN, Jakarta, Kamis (1/2/2024).

Lebih lanjut Yusharto menjelaskan, hal terpenting yang harus diperhatikan dalam capaian IID adalah penilaian IID tidak dilakukan pada inovasi per inovasi. Akan tetapi, penilaian tersebut dilakukan terhadap ekosistem inovasi di daerah.

“Pastikan inovasi yang terlapor telah memiliki nilai kematangan yang tinggi sehingga nilainya pun akan semakin meningkat,” ungkapnya.

Sementara itu, terkait IKKD, Yusharto mengatakan pihaknya terus berupaya mematangkan metodologi yang digunakan dalam pengukuran, di samping terus melakukan uji coba di daerah. Dia berharap dengan pengukuran tersebut daerah dapat memiliki pemimpin yang berkualitas dan berkinerja baik. Pihaknya juga memiliki ITKPD yang merupakan indeks komposit untuk mengukur kualitas tata kelola pemerintahan daerah.

“ITKPD diambil dari 45 indeks yang selama ini sudah dilakukan berbagai lembaga pemerintah dan swasta kepada pemerintah daerah, sehingga kita dapat menentukan proporsi dari setiap indeks yang berpengaruh terhadap tata kelola pemerintah daerah,” tambahnya.

Di lain sisi, Yusharto mengungkapkan Pemprov Jabar telah memperoleh nilai IPKD tertinggi pada klaster kapasitas fiskal daerah tinggi dengan total nilai mencapai 80,879. Nilai tersebut diperoleh dari 6 dimensi yang diukur. Dimensi itu meliputi kesesuaian dokumen perencanaan dan penganggaran; pengalokasian anggaran belanja dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD); transparansi keuangan daerah; penyerapan anggaran; kondisi keuangan daerah; dan opini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD).

Ia mengungkapkan, skor dimensi tertinggi ada pada dimensi pengalokasian anggaran dalam APBD yang telah mencapai angka maksimal sebesar 20. Sementara itu, skor terendah berada pada dimensi kondisi keuangan daerah yakni sebesar 3,917. Dengan demikian, Yusharto mengimbau agar Pemprov Jabar terus meningkatkan solvabilitas atau kemampuan memenuhi kewajiban jangka panjang. “Yang dapat dilakukan dalam waktu dekat yaitu mentransfer hasil-hasil pembangunan menjadi aset agar dimensi kondisi keuangan daerah nilainya meningkat di tahun-tahun berikutnya,” imbuhnya.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Kejanggalan Sidang Perkara Gas Portable Terdakwa Gabriel: Kesaksian Polisi Berubah-ubah, Diduga Ada Rekayasa Hukum dan Perkara Dipaksakan.
Kemenag Perkuat Pemanfaatan Empat Candi untuk Kepentingan Keagamaan
Mendagri: Pemerintah Terus Bahas Penataan PPPK Lintas Profesi, Terutama Guru
Mendagri: Penghargaan Jadi Pengingat Pemda untuk Beri Layanan Terbaik
Atasi Persoalan Sampah Menahun, Wamendagri Bima Arya Dorong PSEL Bogor Raya Jadi Percontohan Nasional
Terbukti Bersalah Aniaya Adik Kandung, Rohana Dihukum 2 Bulan di PN Jakarta Utara
Sekjen Kemendagri Ajak DPRD Jatim Perkuat Pengawasan APBD Berbasis Data
Cegah Korupsi di Daerah, Wamendagri Wiyagus Tekankan Penguatan APIP

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 08:45 WIB

Kemenag Perkuat Pemanfaatan Empat Candi untuk Kepentingan Keagamaan

Jumat, 18 September 2026 - 07:58 WIB

Mendagri: Pemerintah Terus Bahas Penataan PPPK Lintas Profesi, Terutama Guru

Jumat, 18 September 2026 - 07:47 WIB

Mendagri: Penghargaan Jadi Pengingat Pemda untuk Beri Layanan Terbaik

Kamis, 17 September 2026 - 19:02 WIB

Atasi Persoalan Sampah Menahun, Wamendagri Bima Arya Dorong PSEL Bogor Raya Jadi Percontohan Nasional

Kamis, 17 September 2026 - 17:52 WIB

Terbukti Bersalah Aniaya Adik Kandung, Rohana Dihukum 2 Bulan di PN Jakarta Utara

Berita Terbaru