Ratusan Massa Gelar Aksi di Polda DIY, Gerbang Kantor Sempat Jebol
GERBANGPATRIOT.COM, Sleman – Aksi demonstrasi pecah di Mapolda DIY, Selasa (24/2) malam ini. Ratusan massa mendatangi kantor Polda DIY dengan berjalan kaki sejak pukul 18.00 WIB dari arah timur.
Mereka kemudian memadati depan gerbang dan memblokade akses jalan utama. Situasi sempat memanas ketika massa mulai mendorong pembatas jalan di sisi barat.
Pantauan di lokasi, massa berkumpul dan berorasi sebelum akhirnya mendorong water barrier hingga bergeser.
Selain itu, massa yang terkonsentrasi di sisi timur memukul-mukul pagar besi. Tak berselang lama, pagar tersebut roboh setelah didobrak beramai-ramai.
“Pembunuh, pembunuh, pembunuh,” teriak massa secara bersahutan.
Tak hanya itu, massa juga mencoret pagar kantor polisi menggunakan cat semprot. Dari luar pagar, sejumlah benda dilemparkan ke dalam halaman Mapolda DIY.
Aksi tersebut memicu ketegangan antara demonstran dan aparat yang sudah bersiaga. Hingga pukul 18.48 WIB, arus massa masih terus berdatangan dan memadati lokasi.
Sementara itu, aparat kepolisian terlihat telah melakukan langkah antisipasi. Sejak siang, petugas memasang pagar kawat berduri di dalam halaman untuk memperkuat pengamanan.
Barikade tambahan dipasang guna mencegah massa masuk lebih jauh ke area kantor. Petugas juga tampak berjaga dengan perlengkapan pengamanan lengkap.
Aksi ini disebut sebagai bentuk protes atas kasus penganiayaan yang dilakukan oknum anggota Brimob Polda Maluku, yakni Bripda Mesias Siahaya.
Ia dilaporkan menganiaya seorang siswa MTs berinisial AT (14) hingga meninggal dunia di Kota Tual.
“Kami menuntut keadilan dan transparansi,” ujar salah satu orator.
Diketahui, yang bersangkutan telah dipecat dari institusi Polri.
(waw)

