Muskot Percasi Kota Yogyakarta 2026 Agendakan Pemilihan Ketua Pengkot Baru

GERBANGPATRIOT.COM, Jogja – Musyawarah Kota (Muskot) Percasi Kota Yogyakarta dijadwalkan digelar pada Sabtu (2/5/2026) di Aula KONI Kota Yogyakarta.

Ketua Panitia, Noor Wahyu Handayanono, S.E., M.M., menegaskan agenda utama forum tersebut adalah memilih Ketua Pengkot Percasi Kota Yogyakarta untuk periode 2026–2030.

“Muskot ini menjadi forum tertinggi di tingkat kota untuk menentukan arah kepengurusan ke depan,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).

‎Wahyu mengungkapkan, hingga batas waktu menjelang pelaksanaan Muskot, baru satu kandidat yang muncul, yakni Inung Nurzani, S.Sos.

“Sejak seminggu terakhir sampai hari ini, hanya satu calon yang mendaftar,” katanya.

Ia menambahkan, kandidat tersebut juga telah memenuhi syarat dukungan minimal enam klub dari total 16 klub catur yang terdaftar.

“Memang sampai saat ini hanya Saudara Inung yang sudah memenuhi dukungan klub sesuai aturan,” jelas Wahyu.

Ia memastikan proses tetap berjalan sesuai mekanisme organisasi. “Semua tahapan tetap terbuka dan transparan sesuai AD/ART,” tegasnya.

Dukungan terhadap Inung pun mengalir dari sejumlah klub.

Perwakilan Mangkuyudan Chess Club, Agus Nugroho, menyatakan pihaknya siap mendukung penuh.

“Kami siap mendukung dan menyukseskan Pak Inung untuk kembali memimpin, sekaligus mendorong catur jadi olahraga favorit setelah sepak bola,” ujarnya saat dihubungi.

Agus juga berharap ada perhatian lebih terhadap kebutuhan klub.

“Kami berharap ada bantuan papan catur dan jam catur untuk 16 klub yang terdaftar agar pembinaan semakin maksimal,” katanya.

Senada, Ketua Klub Catur Sompilan, Slamet, menyebut kepemimpinan Inung selama ini membawa peningkatan signifikan.

“Prestasi naik drastis karena beliau sering turun langsung memantau klub dan rutin menggelar kompetisi,” ucapnya.

Sementara itu, Inung Nurzani menegaskan masa bakti kepengurusan 2022–2026 telah berakhir dan Muskot wajib digelar sesuai aturan organisasi.

“Tidak ada keharusan memilih saya. Hak suara pemilih mutlak di tangan 16 klub Perca tersebut. Semua punya peluang selama memenuhi syarat dukungan klub,” katanya.

Ia menambahkan, jika kembali terpilih, fokusnya adalah konsolidasi internal dan penguatan pembinaan usia dini.

“Kami butuh ‘rumah catur’ sebagai pusat latihan agar prestasi Jogja terus meningkat,” pungkasnya.(waw)