Bulan Bung Karno, DPRD DIY Gelorakan Semangat Pancasila Lewat Kirab Kebangsaan
GERBANGPATRIOT.COM, JOGJA – Memasuki Bulan Bung Karno 2026, Komisi A DPRD DIY kembali membuka ruang belajar kebangsaan bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan budaya.
Momentum ini dimanfaatkan untuk membangun spirit mencintai Indonesia dari Yogyakarta, sekaligus menghidupkan kembali nilai-nilai Pancasila di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto, mengatakan bulan Juni memiliki makna historis yang sangat penting bagi bangsa Indonesia.
Menurutnya, rangkaian peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni, hari lahir Bung Karno pada 6 Juni, hingga haul wafatnya Sang Proklamator pada 21 Juni menjadi momen refleksi untuk memperkuat semangat kebangsaan.
“Bulan Juni merupakan momentum sakral untuk memahami dan menghayati makna sejarah bangsa serta memperkuat kecintaan terhadap Indonesia,” ujarnya, Kamis (4/6/2026).
Eko menegaskan Yogyakarta memiliki posisi strategis dalam sejarah perjuangan bangsa.
“Yogyakarta memegang peran penting dalam sejarah revolusi kemerdekaan, bahkan menjadi Ibu Kota Revolusi Indonesia pada 4 Januari 1946 hingga 27 Desember 1949. Bung Karno, Bung Hatta, Sri Sultan Hamengku Buwono IX, dan KGPAA Pakualam VIII berperan penting menjaga NKRI pada masa itu,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa sejumlah tokoh besar asal Yogyakarta turut berkontribusi dalam perumusan dasar negara.
“Ki Bagus Hadikusumo, BPH Puruboyo, BPH Bintoro, Ki Hadjar Dewantara, hingga KH Abdul Kahar Muzakir merupakan tokoh yang berpartisipasi aktif dalam perumusan Pancasila,” ungkapnya.
Eko menambahkan, sejarah tersebut menjadi landasan lahirnya Perda DIY Nomor 1 Tahun 2022 yang mengamanatkan penguatan nilai-nilai Pancasila, NKRI, konstitusi, dan keistimewaan DIY.
Menurut Eko, tantangan kebangsaan saat ini tidak bisa dianggap remeh.
“Ada ancaman serius berupa intoleransi, radikalisme, terorisme hingga berbagai kejahatan luar biasa yang memakan korban jiwa. Tantangan ini harus segera diatasi melalui sinergi pemerintah daerah dan kekuatan masyarakat,” tegasnya.
Karena itu, DPRD DIY bersama berbagai pihak menggagas program Sinau Pancasila dan Sinau Bhinneka Tunggal Ika sebagai upaya pembatinan nilai-nilai kebangsaan melalui pendekatan kebudayaan.
Sebagai wujud nyata gerakan tersebut, DPRD DIY menggelar Kirab Budaya Tresno Pancasila 2026 pada Sabtu (6/6/2026) pukul 14.30 WIB.
“Kirab ini menjadi ruang kebudayaan untuk membumikan praktik Pancasila. Kata ‘Tresno’ menggambarkan ketulusan, kecintaan, dan semangat pengorbanan seperti yang dicontohkan para pendiri bangsa,” kata Eko.
Kirab akan melibatkan marching band, paguyuban bergada, sanggar seni, komunitas onthel, kelompok carnival, Dimas Diajeng DIY, hingga Paskibraka. Rute kirab dimulai dari Kantor DPRD DIY, melintasi Malioboro, dan berakhir di Taman Pintar dengan harapan mampu menggairahkan pariwisata sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat lokal.(WAW)

